Selasa, Desember 12, 2017

Sejarah Pramuka Dan Diperingatinya Hari Pramuka Di indonesia

Tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia. Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) mempunyai sejarah yang turut berkontribusi dalam perjalanan bangsa. Lahirnya Pramuka di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional.

Dikutip detikcom dari laman sah Pramuka, sebelum menggema di Indonesia, pramuka sudah berkembang terlebih dahulu di Inggris lewat pembinaan remaja yang dilaksanakan oleh Lord Robert Baden Powell of Gilwell.

Powell diketahui memiliki tidak sedikit pengalaman yang dominan pada pekerjaan di dalam Pramuka laksana pengalaman mengungguli kerajaan Zulu di Afrika, keterampulan berlayar, berenang, berkemah dan masih tidak sedikit lainnya. Pengalaman tersebut ditulis Powell dalam sebuah kitab berjudul 'Aids to Scouting'.

Sejarah Pramuka

Buku tersebut yang menjadi panduan untuk tentara muda Inggris untuk mengerjakan tugasnya. Kemudian pimpinan Boys Brigade di Inggris meminta Powell untuk mengajar anggotanya menurut pengalamannya.

Pada 1908, Powell pulang menulis kitab yang mengandung pengalamannya tentang pelajaran kepramukaan. Buku ini berjudul 'Scouting for Boy' dan lantas menyebar dengan cepat di Inggris dan negara lain, tergolong Indonesia.

Pelopor gerakan kepanduan di Indonesia dimulai dengan berdirinya Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) yang kemudian pulang menjadi Nederlands Indische Padvinders. Pada 1916, S.P Mangkunegara VII menciptakan organisasi kepanduan sendiri di tanah air, tanpa campur tangan dari Belanda.

Organisasi tersebut diberi nama Javaansche Padvinders Organisatie (JPO) dan adalahorganisasi kepanduan yang kesatu di tanah nusantara. Lahirnya JPO menjadi penyemangat berdirinya organisasi kepanduan beda di Indonesia pada ketika itu.

Pada masa penjajahan Jepang, organisasi kepanduan dan partai dilarang guna beraktivitas. Barulah pada September 1945 sebanyak tokoh dari gerakan kepanduan Indonesia berkumpul untuk mengerjakan pertemuan di Yogyakarta. Dari hasil kongres pada 27-29 September 1945 terbentuk Pandu Rakyat Indonesia.

Kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat urgen di Indonesia bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Sukarno menyerahkan amanat untuk pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat tersebut untuk lebih mengefektifkan kepanduan sebagai komponen urgen dalam pembangunan bangsa.

Lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa yang anda ketahui ketika ini diabsahkan dalam Keppres Nomor 238 Tahun 1961. Kemudian pada 14 Agustus 1961, secara sah Gerakan Pramuka diperkenalkan untuk masyarakat sesudah Presiden Sukarno mengaruniakan Panji Gerakan Pramuka dengan Keppres Nomor 448 Tahun 1961.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close