Rabu, Desember 13, 2017

Sejarah Pancasila Dan Latar Belakang Pembentukan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Untuk kesatu kali dalam sejarah Republik Indonesia, peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni pada tahun ini diputuskan pemerintah sebagai hari cuti nasional.

Penetapan Hari Lahir Pancasila sebagai hari cuti nasional menurut Keputusan Presiden Joko “Jokowi” Widodo Nomor 24 Tahun 2016 tertanggal 1 Juni 2016 mengenai Hari Lahir Pancasila.

Dalam Keputusan Presiden itu diputuskan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dan peringatan Hari Lahir Pancasila adalahhari cuti nasional semenjak 1 Juni 2017.

Meskipun Hari Lahir Pancasila kini sesungguhnya adalahperingatan yang ke 72 tahun, namun peringatannya secara nasional baru tahun ini.

Sejarah Pancasila

Keputusan Presiden tersebut juga melafalkan bahwa pemerintah bareng seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia mengenang Hari Lahir Pancasila masing-masing tanggal 1 Juni.

Latar belakang
Peringatan ini berlatar belakang dari rapat semua pendiri bangsa dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) di Gedung Chuo Sangi In, Jakarta, yang pada masa kolonial Belanda adalahGedung Volksraad—sekarang dikenal sebagai Gedung Pancasila.

BPUPKI alias "Dokuritsu Junbi Cosakai" adalahbadan yang disusun oleh pemerintah kolonial Jepang pada 29 April 1945 sebagai rekayasa Jepang guna mendapatkan sokongan rakyat Indonesia bahwa Jepang bakal memberikan kebebasan kepada Indonesia.

Dalam rapat BPUPKI pada 1 Juni 1945, Soekarno mengucapkan pidato tentang lima dasar negara yang dia sebut dengan nama Pancasila.

Berikut cuplikan pidato Soekarno ketika itu:

“Saya namakan ini dengan tuntunan seorang rekan kita, berpengalaman bahasa saya, namanya merupakan Pancasila .Sila dengan kata lain asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita menegakkan negara Indonesia, kekal dan abadi.”

Sejak awal, Soekarno memandang Pancasila sebagai dasar atau fondasi berdirinya sebuah lokasi tinggal besar, yaitu Republik Indonesia, yang di dalamnya menaungi sekian banyak  macam suku dan agama.

Jepang pada 7 Agustus 1945 mengubah BPUPKI menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau "Dokuritsu Junbi Inkai".

Singkat cerita, Jepang hancur lebur pada Perang Dunia II saat pasukan sekutu barat pimpinan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan ke Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Kekuatan dan pengaruh Jepang di Indonesia juga melemah sehingga menciptakan para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia sukses merebut dan memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Pada 18 Agustus 1945 diputuskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia ditetapkan bahwa dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam sebuah susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kearifan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Mewujudkan sebuah keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia

Pancasila juga resmi dan sah menurut keterangan dari hukum menjadi dasar negara Republik Indonesia.

Mulai Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 bersangkutan dengan Ketetapan No. I/MPR/1988, No. I/MPR/1993, Pancasila tetap menjadi dasar pandangan hidup negara Republik Indonesia sampai kini.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close