Jumat, Desember 15, 2017

Pengertian Sistem, Elemen Dalam Sistem, Elemen Sistem, Dan Jenis-Jenis Sistem.

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) ialah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau unsur yang dihubungkan bareng untuk mempermudah aliran informasi, pelajaran atau energi untuk menjangkau suatu tujuan.

Istilah ini tidak jarang dipergunakan untuk mencerminkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana sebuah model matematika seringkali dapat dibuat.

Sistem pun adalah kesatuan bagian-bagian yang saling bersangkutan yang berada dalam sebuah wilayah serta mempunyai item-item penggerak, misal umum contohnya seperti negara.

Negara adalahsuatu kelompok dari sejumlah elemen kesatuan lain laksana provinsi yang saling bersangkutan sehingga menyusun suatu negara di mana yang berperan sebagai penggeraknya yakni rakyat yang berada dinegara tersebut.

Pengertian Sistem

Kata "sistem" tidak sedikit sekali dipakai dalam pembicaraan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini dipakai untuk tidak sedikit hal, dan pada tidak sedikit bidang pula, sampai-sampai maknanya menjadi beragam. Dalam definisi yang sangat umum, suatu sistem ialah sekumpulan benda yang mempunyai hubungan salah satu mereka.

Elemen dalam Sistem
Pada prinsipnya, masing-masing sistem selalui terdiri atas empat elemen:

  1. Objek, yang bisa berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia bisa benda fisik, abstrak, ataupun dua-duanya sekaligus; tergantung untuk sifat sistem tersebut.
  2. Atribut, yang menilai kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
  3. Hubungan internal, salah satu objek-objek di dalamnya.
  4. Lingkungan, lokasi di mana sistem berada.


Elemen sistem
Ada sejumlah elemen yang menyusun sebuah sistem, yakni : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan tentang elemen-elemen yang menyusun sebuah sistem :

1. Tujuan
Setiap sistem mempunyai tujuan (Goal), entah melulu satu atau barangkali banyak. Tujuan berikut yang menjadi pemotivasi yang menunjukkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, destinasi antara satu sistem dengan sistem yang beda berbeda.

2. Masukan
Masukan (input) sistem ialah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan bisa berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak.

Contoh masukan yang berwujud ialah bahan mentah, sedangkan misal yang tidak berwujud ialah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

3. Proses
Proses adalahbagian yang mengerjakan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang bermanfaat dan lebih bernilai, contohnya berupa informasi dan produk, namun juga dapat berupa hal-hal yang tidak berguna, contohnya saja sisa pengasingan atau limbah.

Pada pabrik kimia, proses bisa berupa bahan mentah. Pada lokasi tinggal sakit, proses bisa berupa kegiatan pembedahan pasien.

4. Keluaran
Keluaran (output) adalahhasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran dapat berupa sebuah informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas
Yang dinamakan batas (boundary) sistem ialah pemisah antara sistem dan wilayah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menilai konfigurasi, ruang lingkup, atau keterampilan sistem.

Sebagai contoh, kesebelasan sepak bola memiliki aturan permainan dan keterbatasan keterampilan pemain. Pertumbuhan suatu toko kelontong diprovokasi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank.

Tentu saja batas suatu sistem bisa dikurangi atau dimodifikasi sampai-sampai akan mengolah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan memasarkan saham ke publik, suatu perusahaan dapat meminimalisir keterbatasan dana.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan memakai umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini dipakai untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya ialah untuk mengatur supaya sistem berjalan cocok dengan tujuan.

7. Lingkungan
Lingkungan ialah segala sesuatu yang sedang di luar sistem. Lingkungan bisa dominan terhadap operasi sistem dalam makna bisa merugikan atau menguntungkan sistem tersebut sendiri.

Lingkungan yang merugikan pasti saja mesti disangga dan dikendalikan agar tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sementara yang menguntungkan tetap mesti terus dijaga, sebab akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

Jenis-Jenis sistem
Ada sekian banyak  tipe sistem menurut kategori:

Atas dasar keterbukaan:

  • sistem terbuka, di mana pihak luar bisa mempengaruhinya.
  • sistem tertutup.


Atas dasar komponen:

  • Sistem fisik, dengan komponen pelajaran dan energi.
  • Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close