Sabtu, Desember 09, 2017

Pengertian Pancasila Secara Terminoloi, Menurut Para Ahli, Sejarah Pancasila, Dan Pancasila Sebagai Dasar Negara.

Pancasila ialah ideologi dasar untuk negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila adalahrumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila ialah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kearifan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia, dan tertera pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.

Pengertian Pancasila

Meskipun terjadi evolusi kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang dilangsungkan dalam sejumlah tahap sekitar masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

Sejarah Lahirnya Pancasila
Pada bulan 1 Maret 1945 disusun Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat. Dalam pidato pembukaannya dr. Radjiman antara lain mengemukakan pertanyaan untuk anggota-anggota Sidang, "Apa dasar Negara Indonesia yang bakal kita format ini?"

Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, ada usulan-usulan individu yang diajukan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu:

- Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.

Dia mengaku bahwa kelima sila yang dirumuskan tersebut berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang sudah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.

- Panca Sila oleh Soekarno yang diajukan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang lantas dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". Sukarno menyampaikan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan Indonesia; Internasionalisme atau Peri-Kemanusiaan; Mufakat atau Demokrasi, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan Sosial; Ketuhanan.

Nama Pancasila itu dibacakan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:
Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya.

Namanya bukan Panca Dharma, namun saya namakan ini dengan tuntunan seorang rekan kita berpengalaman bahasa - namanya merupakan Pancasila. Sila dengan kata lain asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita menegakkan negara Indonesia, kekal dan abadi.
Sebelum sidang kesatu tersebut berakhir, disusun suatu Panitia Kecil untuk:

Merumuskan pulang Pancasila sebagai dasar Negara menurut pidato yang dibacakan Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945.
Menjadikan dokumen tersebut sebagai teks guna memproklamasikan Indonesia Merdeka.
Dari Panitia Kecil tersebut dipilih 9 orang yang dikenal dengan Panitia Sembilan, untuk mengadakan tugas itu. Rencana mereka itu diamini pada tanggal 22 Juni 1945 yang lantas diberi nama Piagam Jakarta.

Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi sejumlah dokumen penetapannya ialah:

  1. Rumusan Pertama: Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945
  2. Rumusan Kedua: Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 - tanggal 18 Agustus 1945
  3. Rumusan Ketiga: Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
  4. Rumusan Keempat: Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950
  5. Rumusan Kelima: Rumusan Pertama menjiwai Rumusan Kedua dan adalahsuatu susunan kesatuan dengan Konstitusi (merujuk Dekret Presiden 5 Juli 1959)
  6. Presiden Joko Widodo pada tanggal 1 Juni 2016 sudah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 mengenai Hari Lahir Pancasila sekaligus menetapkannya sebagai hari cuti nasional yang berlaku mulai tahun 2017.
Pengertian Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia
Dasar Negara Indonesia ialah Pancasila. Ideologi Negara kita pun Pancasila. Pandangan hidup anda pun pun pancasila. Pancasila telah menjadi bimbingan hidup bangsa dan Negara Indonesia.

Apalagi faedah Pancasila dalam kehidupan Negara Indonesia? Sepertinya memang begitu tidak sedikit fungsi Pancasila untuk bangsa Indonesia. Apakah maksud dari semua faedah tersebut? Kita akan kupas satu persatu.

Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Pancasila ialah dasar Negara Indonesia yang dipakai untuk pedoman bangsa Indonesia dalam berperilaku dan bercita –cita. Pancasila itu dicetuskan supaya supaya bangsa Indonesia mempunyai fondasi yang kuat guna berdiri sampai saat ini dan bukan lagi dijajah oleh bangsa lain.

Ada sejumlah macam faedah pancasila yang dari dulu sampai sekarang dianut oleh bangsa Indonesia. Fungsi – faedah tersebut terdapat 10. Tiga diantaranya ialah pancasila sebagai dasar Negara, pancasila sebagai ideologi Negara, dan pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia. 

Mengapa pancasila dijadikan sebagai dasar Negara? Negara tanpa dasar, laksana rumah tanpa fondasi. Maksudnya ialah ketika Negara tidak memiliki dasar kenapa Negara tersebut terbentuk, maka akan gampang runtuh atau dijajah oleh bangsa lain. D

asar Negara adalah kaki guna berpijak, dimana kaki itu harus powerful dan kokoh. Pancasila memiliki peran urgen dalam pembangunan bangsa Indonesia. Pancasila ialah dasar Negara yang menjadi suatu sumber dari segala sumber hukum yang yang menata seluruh pemerintahan, distrik dan masyarakat Indonesia.

Pancasila tercebur secara langsung dalam hukun Indonesia, yang terbelenggu dengan formal oleh struktur dominasi dan cita – cita hukum yang menjadi semua dasar Negara Indonesia. 

Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia 
Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia. Apakah tersebut ideologi? Sebelum anda mngetahui keterangan bersangkutan Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia, maka anda harus memahami terlebih dahulu tentang pengertian Ideologi. Ideology berasal dari dua kata yakni Idea dan Logos.

Kata “Idea” yang mempunyai makna gagasan atau konsep. Dasar yang dimaksud di dalam kata ini ialah cita – cita. Kata “Logos” mempunyai makna ilmu. Jadi dari dua arti dua kata itu dapat diputuskan bahwa makna ideology ialah ilmu definisi – definisi dasar.

Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia ialah pancasila sebagai ilmu dasar yang dipakai bangsa Indonesia dalam melakukan, menjalani, memikirkan nilai – nilai, norma – norma, adat istiadat dalam falsafah masyarakat Indonesia. Sehingga apa yang masyarakat kerjakan untuk negaranya tidak terbit atau melanggar ideology tersebut, sampai-sampai dapat berlangsung dan berkembang dengan terarah. 

Pengertian Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia,
Pancasila sebagai falsafah bangsa. Manusia tanpa adanya falsafah seperti insan tanpa mimpi, dapat disebut pun pikiran yang mati. Pikiran yang tidak bergerak maupun benak yang tidak berkembang.

Manusia seperti tersebut lebih riskan daripada insan jahat, sebab manusia – insan yang laksana tersebut di atas menciptakan bangsa Indonesia menjadi tidak berkembang dan mati, kesudahannya dapat menciptakan bangsa Indonesia terjajah lagi oleh bangsa lain.

Orang – orang seperti tersebut tidak bakal dapat beranggapan jika mereka terjajah. Pandangan hidup bangsa Indonesi mestilah berpedoman, andai tidak berpedoman bakal menjadi tidak terarah. Kehidupan sehari – hari bangsa Indonesia ditata dalam Pancasila.

Kenapa dapat begitu? Nilai – nilai yang terdapat dalam Pancasila semuanya berasal dari kebiasaan yang terbuat dalam masyarakat Indonesia. Jadi inti dari nilai – nilai kebiasaan bangsa Indonesia tersirat dalam Pancasila, maka Pancasila juga dapat disebut sebagai cita – cita moral bangsa Indonesia.

Cita – cita tersebut ialah pedoman bangsa Indonesia untuk menjangkau bangsa yang sejahtera secara bermunculan dan batin. Yang dimaksud dengan pancasila sebagai falsafah adalah, pancasila yang mempunyai faedah sebagai pedoman yang dipakai untuk menata hubungan antar sesame manusia, pedoman yang menata tentang insan dengan lingkungan, dan pun hubungan antara insan dengan Tuhannya. 

Asal Mula Kata Pancasila
Etimologi kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sansekerta dari India (bahasa kasta Brahmana) yakni panca yang berarti “lima” dan sila yang berarti “dasar”. Jadi secara harfiah, “Pancasila” dapat ditafsirkan sebagai “lima dasar”.

Pengertian Pancasila Menurut Para Ahli
Untuk menambah pemahaman kita tentang makna kata Pancasila, usahakan anda membaca sejumlah pengertian Pancasila menurut keterangan dari para figur pendiri bangsa berikut:

  • Muhammad Yamin. Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau ketentuan tingkah laku yang urgen dan baik. Dengan demikian Pancasila adalahlima dasar yang mengandung pedoman atau aturan mengenai tingkah laku yang urgen dan baik.
  • Notonegoro. Pancasila ialah dasar pandangan hidup negara indonesia, sampai-sampai dapat dipungut kesimpulan bahwa Pancasila adalahdasar pandangan hidup dan ideologi negara yang diinginkan menjadi falsafah bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, emblem persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
  • Ir. Soekarno. Pancasila ialah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja pandangan hidup negara, namun lebih luas lagi, yakni pandangan hidup bangsa Indonesia.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close