Sabtu, Desember 16, 2017

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli, Unsur-UnsurOrganisasi, Jenis-Jenis Organisasi, Dan Syarat Organisasi, Serta Bentuk-Bentuk Organisasi.

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) ialah suatu kumpulan orang dalam sebuah wadah untuk destinasi bersama.

Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari sekian banyak  bidang ilmu, khususnya sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen.Kajian tentang organisasi tidak jarang disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis).

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi menurut Para Ahli
Pengertian Organisasi Menurut Stoner menuliskan bahwa organisasi ialah suatu pola hubungan-hubungan yang melewati mana orang-orang di bawah pengarahan atasan memburu tujuan bareng.

Pengertian Organisasi Menurut James D. Mooney menyampaikan bahwa organisasi ialah bentuk masing-masing perserikatan insan untuk menjangkau tujuan bareng.

Pengertian Organisasi Menurut Chester I. Bernard berasumsi bahwa organisasi ialah adalahsuatu sistem kegiatan kerja sama yang dilaksanakan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian Organisasi Menurut Stephen P. Robbins mengaku bahwa Organisasi ialah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan suatu batasan yang relatif bisa diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk menjangkau suatu tujuan bareng atau sekelompok tujuan.

Unsur-unsur Organisasi
Menuruth Keith Davis terdapat tiga unsur urgen partisipasi:
- Unsur kesatu, bahwa partisipasi atau keikutsertaan bahwasannya adalahsuatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau melulu keterlibatan secara jasmaniah.

- Unsur kedua ialah kesediaan memberi sesuatu sumbangan untuk usaha menjangkau tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa ada rasa senang, kesukarelaan untuk menolong kelompok.

- Unsur ketiga ialah unsur tanggung jawab. Unsur itu adalahsegi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini dinyatakan sebagai anggota dengan kata lain ada rasa “sense of belongingness”.

Jenis-jenis Organisasi

  • Formal
  • Informal
  • Non formal

Keith Davis pun mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yakni sebagai berikut[:

  • Pikiran (psychological participation)
  • Tenaga (physical partisipation)
  • Pikiran dan tenaga
  • Keahlian
  • Barang
  • Uang


Syarat-syarat Organisasi
Agar sebuah partisipasi dalam organisasi dapat berlangsung dengan efektif, memerlukan persyaratan-persyaratan yang mutlak yakni .


  • Waktu. Untuk bisa berpatisipasi dibutuhkan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini ialah untuk memahamai pesan yang dikatakan oleh pemimpin. Pesan itu berisi informasi tentang apa dan bagaimana serta mengapa dibutuhkan peran serta.
  • Bilamana dalam pekerjaan partisipasi ini dibutuhkan dana perangsang, hendaknya diberi batas seperlunya supaya tidak memunculkan kesan “memanjakan”, yang akan memunculkan efek negatif.
  • Subjek partisipasi hendaknya relevan atau sehubungan dengan organisasi di mana pribadi yang bersangkutan tersebut tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
  • Partisipasi mesti memiliki keterampilan untuk berpartisipasi, dalam makna kata yang terkaitmempunyai luas lingkup pemikiran dan empiris yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur tersebut ditumbuhkan oleh komunikator.
  • Partisipasi mesti memiliki keterampilan untuk mengerjakan komunikasi timbal balik, misalnya memakai bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sampai-sampai tercipta pertukaran benak yang efektif atau berhasil.
  • Para pihak yang terkaitbebas di dalam mengemban peran serta tersebut cocok dengan persyaratan yang sudah ditentukan.
  • Bila partisipasi diselenggarakan untuk menilai suatu pekerjaan hendaknya didasarkan pada kemerdekaan dalam kelompok, dengan kata lain tidak dilaksanakan pemaksaan atau penekanan yang dapat memunculkan ketegangan atau gangguan dalam benak atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan pada prisnsip bahwa partisipasi ialah bersifat persuasif.
  • Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam mengemban kegiatannya dengan maksud menambah efektif tugas yang diserahkan secara terstruktur dan lebih jelas.


Bentuk-bentuk organisasi

  1. Organisasi politik
  2. Organisasi sosial
  3. Organisasi mahasiswa
  4. Organisasi olahraga
  5. Organisasi sekolah
  6. Organisasi negara
  7. Organisasi pemuda
  8. Organisasi agama


Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close