Sabtu, Desember 16, 2017

Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli, Tujuan Konstitusi, Macam-Macam Dan Jenis-jenis Konstitusi.

Konstitusi pada umumnya mempunyai sifat kodifikasi yaitu suatu dokumen yang berisian aturan-aturan guna menjalankan sebuah organisasi pemerintahan negara, tetapi dalam definisi ini, konstitusi mesti ditafsirkan dalam artian tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal).

tetapi menurut keterangan dari para berpengalaman ilmu hukum maupun ilmu politik konstitusi mesti diterjemahkan tergolong kesepakatan politik, negara, kekuasaan, pemungutan keputusan, kepandaian dan distibusi maupun alokasi.

Konstitusi untuk organisasi pemerintahan negara yang dimaksud ada beragam format dan kompleksitas strukturnya, ada konstitusi politik atau hukum akan namun berisi pula makna konstitusi ekonomi

Dewasa ini, istilah konstitusi tidak jarang di identikkan dengan sebuah kodifikasi atas dokumen yang tertulis dan di Inggris mempunyai konstitusi tidak dalam format kodifikasi akan namun menurut pada yurisprudensi dalam ketatanegaraan negara Inggris dan mana pula juga.

Pengertian Konstitusi

Istilah konstitusi berasal dari bahasa inggris yakni “Constitution” dan berasal dari bahasa belanda “constitue” dalam bahasa latin (contitutio,constituere) dalam bahasa prancis yakni “constiture” dalam bahasa jerman “vertassung”.

dalam ketatanegaraan RI ditafsirkan sama dengan Undang – undang dasar. Konstitusi / UUD dapat ditafsirkan peraturan dasar dan yang memuat peraturan – peraturan pokok dan menjadi satu sumber perundang- undangan. Konstitusi ialah keseluruhan ketentuan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang menata secara mengikat teknik suatu pemerintahan diadakan dalam sebuah masyarakat negara

Pengertian konstitusi menurut para ahli
Pengertian Kostitusi Menurut K. C. Wheare, konstitusi ialah keseluruhan sistem ketatanegaraaan sebuah negara yang berupa kelompok peraturan yang menyusun mengatur /memerintah dalam pemerintahan sebuah negara.

Pengertian Kostitusi Menurut Herman heller, konstitusi mempunyai makna luas daripada UUD. Konstitusi tidak hanya mempunyai sifat yuridis tetapi pun sosiologis dan politis.

Pengertian Kostitusi Menurut Lasalle, konstitusi ialah hubungan antara kekuasaaan yang ada di dalam masyarakat seperti kelompok yang mempunyai status nyata di dalam masyarakat contohnya kepala negara angkatan perang, partai politik, dsb.

Pengertian Kostitusi Menurut L.J Van Apeldoorn, konstitusi memuat baik ketentuan tertulis maupun ketentuan tak tertulis.

Pengertian Kostitusi Menurut Koernimanto Soetopawiro, istilah konstitusi berasal dari bahasa latin cisme yang berarti bareng dengan dan statute yang berarti menciptakan sesuatu supaya berdiri. Jadi konstitusi berarti memutuskan secara bersama.

Pengertian Kostitusi Menurut Carl schmitt membagi konstitusi dalam 4 definisi yaitu:
Konstitusi dalam makna absolut memiliki 4 sub definisi yaitu;

  1. Konstitusi sebagai kesatuan organisasi yang merangkum hukum dan seluruh organisasi yang terdapat di dalam negara.
  2. Konstitusi sebagai format negara.
  3. Konstitusi sebagai hal integrasi.
  4. Konstitusi sebagai sistem tertutup dari norma hukum yang tertinggi di dalam negara .

Konstitusi dalam makna relatif dipecah menjadi 2 definisi yaitu konstitusi sebagai tuntutan dari kelompok borjuis supaya haknya dapat dipastikan oleh penguasa dan konstitusi sebagai suatu konstitusi dalam makna formil (konstitusi bisa berupa tertulis) dan konstitusi dalam makna materiil (konstitusi yang dilihat dari sisi isinya).

  • konstitusi dalam makna positif ialah sebagai suatu keputusan politik yang tertinggi sehingga dapat mengganti tatanan kehidupan kenegaraan.
  • konstitusi dalam makna ideal yakni konstitusi yang memuat adanya garansi atas hak asasi serta perlindungannya.

Tujuan Konstitusi

  • Membatasi dominasi penguasa supaya tidak beraksi sewenang – wenang maksudnya tanpa membatasi dominasi penguasa, konstitusi tidak bakal berjalan dengan baik dan dapat saja dominasi penguasa bakal merajalela Dan dapat merugikan rakyat banyak.
  • Melindungi HAM maksudnya masing-masing penguasa berhak memuliakan HAM orang beda dan hak mendapat  perlindungan hukum dalam hal mengemban haknya.
  • Pedoman penyelenggaraan negara maksudnya tanpa adanya pedoman konstitusi negara anda tidak akan berdiri dengan kokoh.

Nilai-Nilai konstitusi
Nilai normatif ialah suatu konstitusi yang sah diterima oleh sebuah bangsa dan untuk mereka konstitusi tersebut tidak melulu berlaku dalam makna hukum (legal), tetapi pun nyata berlaku dalam masyarakat dalam makna berlaku efektif dan dilakukan secara murni dan konsekuen.

Nilai nominal ialah suatu konstitusi yang menurut keterangan dari hukum berlaku, namun tidak sempurna. Ketidaksempurnaan itu diakibatkan pasal – pasal tertentu tidak berlaku / tidsak semua pasal – pasal yang ada dalam UUD tersebut berlaku untuk seluruh distrik negara.

Nilai semantik ialah suatu konstitusi yang berlaku melulu untuk kepentingan penguasa saja. Dalam memobilisasi kekuasaan, penguasa memakai konstitusi sebagai alat guna melaksanakan dominasi politik.

Macam – macam konstitusi
Berdasarkan keterangan dari CF. Strong konstitusi terdiri dari:
- Konstitusi tertulis (documentary constitution / written constitution) ialah aturan – aturan pokok dasar negara , bangunan negara dan tata negara, demikian pun aturan dasar lainnya yang menata perikehidupan sebuah bangsa di dalam persekutuan hukum negara.

- Konstitusi tidak tertulis / konvensi (non-documentary constitution) ialah berupa kelaziman ketatanegaraan yang tidak jarang timbul.

Adapun kriteria – kriteria konvensi merupakan:

  • Diakui dan dipergunakan berulang – ulang dalam praktik penyelenggaraan negara.
  • Tidak berlawanan dengan UUD 1945.
  • Memperhatikan pengamalan UUD 1945.

Secara teoretis konstitusi dipisahkan menjadi:
Konstitusi politik ialah berisi mengenai norma- norma dalam penyelenggaraan negara, hubungan rakyat dengan pemerintah, hubungan antar lembaga negara.

Konstitusi sosial ialah konstitusi yang berisi cita – cita sosial bangsa, rumusan filosofis negara, sistem sosial, sistem ekonomi, dan sistem politik yang hendak dikembangkan bangsa itu.


Berdasarkan sifat dari konstitusi yaitu:

  • Fleksibel / luwes bilamana konstitusi / undang undang dasar memungkinkan guna berubah cocok dengan perkembangan.
  • Rigid / kaku bilamana konstitusi / undang undang dasar andai sulit guna diubah.



Unsur/substansi suatu konstitusi yaitu
Berdasarkan keterangan dari Sri Sumantri konstitusi mengandung 3 urusan pokok yaitu

  • Jaminan terhadap Ham dan penduduk negara.
  • Susunan ketatanegaraan yang mempunyai sifat fundamental.
  • Pembagian dan pembatasan tugas ketatanegaraan.

Berdasarkan keterangan dari Miriam Budiarjo, konstitusi memuat tentang

  • Organisasi negara.
  • HAM.
  • Prosedur solusi masalah pelanggaran hukum.
  • Cara evolusi konstitusi.

Berdasarkan keterangan dari Koerniatmanto Soetopawiro, konstitusi mengandung tentang
Pernyataan ideologis.

  • Pembagian dominasi negara.
  • Jaminan HAM (Hak Asasi Manusia).
  • Perubahan konstitusi.
  • Larangan evolusi konstitusi.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close