Kamis, November 09, 2017

Pengertian Seni Rupa, Unsur-unsur Seni Rupa, Macam-Macam Seni Rupa, Fungsi Seni Rupa Dan Bidang-Bidang Seni rupa

Seni rupa ialah cabang seni yang menyusun karya seni dengan media yang dapat ditangkap mata dan dialami dengan rabaan. Kesan ini dibuat dengan mengubah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan penyinaran dengan acuan estetika.

Seni rupa dilihat dari sisi fungsinya dipisahkan menjadi dua yakni seni rupa murni dan seni rupa terapan, proses pembuatan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata contohnya lukisan, sementara seni rupa terapan proses pembuatannya mempunyai tujuan dan faedah tertentu contohnya seni kriya.

Pengertian Seni Rupa

Sedangkan, andai ditinjau dari sisi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi 2 yakni seni rupa 2 dimensi yang melulu mempunyai panjang dan lebar saja dan seni rupa 3 dimensi yang mempunyai panjang lebar serta ruang.

Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris ialah fine art. Namun sesuai pertumbuhan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik untuk pengertian seni rupa murni untuk lantas menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam kupasan visual arts.seni rupa terbagi menjadi dua bagian yaitu senirupa murni dan senirupa terapan.

Sederhananya, definisi seni rupa ialah cabang seni yang menciptakan objek yang bisa dinikmati terutama melewati bentuknya.

Dikutip dari wikipedia indonesia, definisi seni rupa ialah cabang seni yang menyusun karya seni dengan media yang dapat ditangkap mata dan dialami dengan rabaan. Kesan ini dibuat dengan mengubah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan penyinaran dengan acuan estetika.

Ada yang mengelompokkan seni rupa dalam tiga bagian yakni seni rupa tradisional, seni rupa canggih dan seni rupa kontemporer.

Pengertian seni rupa yang tradisional ialah seni rupa yang diciptakan dengan mengekor pola pola, aturan, atau “pakem” tertentu yang menjadi pedoman seni dan diciptakan berulang ulang tanpa merubah format aslinya.

Adapun aturan aturan yang dimaksud bersangkutan dengan bentuk, pola, corak, pemakaian warna, bahan, dan ukuran.Aspek aspek dalam berkarya seni rupa tradisional seperti definisi seni rupa tradisional diatas masih bertahan sampai saat ini.

Pengertian  seni rupa modern ialah seni rupa yang mengkhususkan kreativitas dan inovasi sehingga membuat sesuatu yang baru. Seni rupa canggih meninggalkan aturan aturan yang terdapat terhadap seni rupa tradisional.

Pengertian seni rupa kontemporer ialah seni rupa yang diprovokasi oleh kreativitas dan kekinian yang terjadi seperti situasi sekitar seperti suasana politik dan lainnya.

Pengertian seni rupa ialah hasil ciptaan kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala urusan yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria tertentu yang dibuat menajdi sebuah struktur sampai-sampai dapat dinikmati memakai indera mata dan peraba.

Unsur Unsur Seni Rupa
Setelah membicarakan tentang definisi seni rupa, ayo kita berlanjut ke bagian unsur seni rupa. Unsur bagian seni rupa terdiri atas titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang.
Berikut keterangan tentang bagian unsur seni rupa:

1. Titik
Titik ialah unsur seni rupa yang sangat dasar yang berada pada dimensi satu. Dibutuhkan adanya titik untuk menyusun garis, bentuk, ataupun bidang.

2. Garis
Garis ialah unsur seni rupa yang adalahhasil dari penggabungan bagian titik. Garis dalam seni rupa menjadi goresan atau batasan dari sebuah benda, ruang, bidang, warna, tekstur dan lainnya. Garis terbagi atas tiga yakni menurut keterangan dari jenisnya, menurut keterangan dari kesannya dan wujudnya.

Garis menurut keterangan dari jenisnya yakni garis lengkun, garis panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus, putus, patah-patah, spiral dan lainnya. Kesan garis dapat dimunculkan oleh adanya variasi jenis jenis garis yang dipakai serta kebudayaan yang ada ketika tersebut terhadap sebuah simbol.

Garis menurut wujudnya terdapat dua yakni semu dan nyata. Garis nyata didapatkan oleh buah pena sedangkan garis semu didapatkan oleh adanya perbedaan warna terhadap dua benda atau lebih.

3. Bidang
Bidang adalahunsur dalam seni rupa yang didapatkan dengan mengabungkan sejumlah garis. Bidang adalahdimensi kedua yang mempunyai panjang dan lebar.

4. Bentuk
Bentuk ialah unsur dari seni rupa yang terbentuk dari campuran dari sekian banyak  bidang. Bentuk terdiri atas dua yakni bangun dan format plastis atau form. Shape atau bangun ialah sesuatu yang bentuknya laksana bulat, persegi, ornamental, tidak tertata dan lainnya.

sementara form atau format plastis ialah bentuk subjektif atau destinasi dari adanya benda tersebut sampai-sampai mempunyai nilai laksana kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang namun form nya tersebut sebagai lokasi tidur

5. Ruang
Ruang ialah unsur seni rupa yang mempunyai dua sifat. Dalam karya seni rupa dua dimensi, ruang dapat mempunyai sifat semu sementara dalam seni rupa tiga dimensi, ruang mempunyai sifat nyata.

Oleh karena tersebut dalam karya dua dimensi kesan ruang atau kedalaman bisa ditempuh melelui sejumlah cara, diantaranya: melewati penggambaran gempal, pemakaian perspektif, pergantian warna, gelap terang, dan tekstur, peralihan ukuran, penggambaran bidang bertindih, peralihan tampak bidang, pelengkungan atau pembelokan bidang, peningkatan bayang-bayang.

6. Warna
Warna ialah salah satu bagian seni rupa yang menciptakan suatu ciptaan semua seniman terasa hidup dan lebih eksresif. Warna menurut teori warna terhadap cahaya ada tujuh spektrum warna. Salah satu teori warna dalam seni rupa ialah teori warna pigmen yaitu:

  • Warna Primer, terdiri atas merah, kuning, dan biru. Pengertian warna primer ialah warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat didapatkan dari gabungan warna lain.
  • Warna Sekunder, laksana ungu, oranye dan hijau ialah jenis pigmen yang dapat didapatkan dari membaur kedua warna primer dalam dosis tertentu.
  • Warna Tersier, yaitu warna yang didapatkan melalui pencampuran warna sekunder
  • Warna analogus, yaitu barisan warna yang letaknya bersebelahan dalam lingkaran warna, misalnya barisan dari warna ungu mengarah ke warna merah, barisan warna hijau mengarah ke warna kuning, dan lain-lain,
  • Warna komplementer, yaitu warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.

7. Tekstur
Pengertian tekstur sebagai bagian  seni rupa ialah sifat dan suasana suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada suatu karya seni rupa. Setiap benda terdapat yang mempunyai tekstur bertolak belakang dan adapun yang sama.

Tekstur terdiri atas dua jenis yakni nyata dan semu. Pengertian tekstur semu ialah kesan yang bertolak belakang antara penglihatan dan perabaan terhadap sifat dan suasana permukaan bidang benda karya seni rupa. Pengertian tekstur nyata ialah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan.

8. Gelap Terang
Gelap terang ialah unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya maka bakal semakin terang, semakin kecil intensitas cahaya, maka bakal semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, bagian gelap terang diciptakan menurut gradiensi dan pemilihan warna yang ada.

Macam-Macam Seni Rupa 
Macam-Macam seni dikelomokkan menurut keterangan dari wujud, massa dan kegunaannya yaitu sebagai berikut..

1. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Wujudnya
Seni Rupa Dua Dimensi, ialah seni rupa dengan karya dua ukuran, yakni panjang dan lebar. Seni rupa dua dimensi melulu dapat disaksikan dari satu arah yakni dari arah depan. Contoh seni rupa dua dimensi ialah seni lukis, seni batik, sketsa, dan seni ilustrasi.

Seni Rupa Tiga Dimensi, ialah seni rupa yang yang mempunyai tiga ukuran panjang, lebar dan tinggi atau tebal (mempunyai volume). Hasil dari karya seni bisa dinikmati atau dihayati dari sembarang arah pandang. Contoh seni rupa tiga dimensi ialah seni kriya, seni taman, seni bangunan, hiasan dan lain-lain.

2. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Massanya
Seni Rupa Tradisional, ialah seni rupa yang diciptakan dengan pola, aturan, atau pakem tertentu sebagai pedoman dalam berkarya seni dan diciptakan berulang-ulang tanpa merubah format aslinya.

Aturan-aturan umum berhubungan dengan pembuatan bentuk, ola, corak, pemakaian warna, bahan dan ukuran, Aspek-aspek berkarya seni seni rupa tradisional contohnya masih dijaga secara turun-temurun, dari generasi ke generasi hingga sekarang. Sehingga seni rupa mempunyai sifat statis, semenjak dulu sampai sekarang format dan coraknya tidak merasakan perubahan.

Seni Rupa Modern, ialah karya seni yang ditandai dengan timbulnya kreativitas guna mencitakan urusan yang baru yang belum pernah terdapat sebelumnya. Unsur kebaharuan menjadi sangat urgen dan mesti terdapat untuk menyerahkan karya seni rupa canggih yang mengkhususkan aspek kreativitas dalam berkarya sampai-sampai tercipta sebuah karya yang baru.

Sehingga seni rupa modern mempunyai sifat lebih individualis. Contoh seni rupa canggih berupa lukisan, grafis, patung dan kriya.

Seni Rupa Kontemporer, ialah karya seni yang pemunculannya diprovokasi oleh masa-masa dimana karya seni itu diciptakan.

Seni rupa kontemporer mempunyai sifat kekinian dan temporer yang diusung dari seni rupa kontemporer tentang situasi dan situasi saat karya tersebut dibuat yang biasa guna ekspresi individu seniman dan mengungkapkan daya fantasi, imajinasi, maupun dengan cita-cita asa yang dikaitkan tentang situasi dan situasi kapan karya itu diciptakan.

3. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya
Seni Rupa Terapan, ialah seni rupa yang dihadirkan dari destinasi praktis. Karya yang dipakai dari benda-benda dengan keperluan sehari-hari masyarakat, laksana senjata, poster, keramik, lokasi tinggal dan lain-lain.

Seni Rupa Murni ialah karya seni rupa yang dibuat bukan guna tujuan dipakai melainkan guna mengungkapkan gagasan dari penciptanya dan melulu mengutamakan nilai keindahan. Seni rupa terapan, bebas untuk seluruh orang dalam mengungkapkan keinginan, harapan, impian, imajinasi dalam karya seninya.

Fungsi Seni Rupa
Sekian keterangan tentang bagian unsur seni rupa. Lalu kemudian, apa guna atau faedah seni rupa? Mari simak guna dan faedah seni rupa dibawah ini:
Fungsi seni rupa terdiri atas dua yaitu faedah individual seni rupa dan faedah sosial seni rupa:

Fungsi individual seni rupa
Fungsi seni rupa yang individual terdapat dua yaitu jasmani dan emosional. Fungsi seni rupa secara fisik ialah pemenuhan kebutuhan jasmani manusia baik yang digunakan langsung ataupun sebagai pelengkap dari aktivitasnya.

Fungsi seni rupa secara emosional untuk individu ialah sebagai efek kerja sama antara pencipta seni atau seniman yang telah mengucapkan ekspresinya terhadap penikmat karya seni rupa, atau dinamakan apresiator.

Fungsi Sosial Seni Rupa
Fungsi seni rupa secara sosial terdapat empat yakni pendidikan, rekreasi, komunikasi dan keagamaan.
Fungsi seni rupa terhadap pendidikan ialah sebagai sarana guna mempermudah dan memperbagus teknik pembelajaran dalam dunia edukasi sehingga anak didik dapat menerima dan menciduk lebih cepat pembelajaran yang ada.

Fungsi seni rupa terhadap rekreasi bersangkutan dengan penyegaran dan pembaharuan situasi emosional masyarakat seperti penciptaan taman rekreasi, dan pusat wisata lainnya oleh pemerintah memakai seniman.

Fungsi seni rupa dalam komunikasi ialah mempermudah penyebaran dan penerimaan informasi untuk para penerima informasi dengan menyerahkan sentuhan kreativitas. Fungsi seni rupa dalam keagamaan salah satunya ialah mempermudah identifikasi kekhasan sebuah agama.

Pengelompokan Seni Rupa
Seni rupa bisa dikelompokkan menjadi tiga yakni karya seni murni, karya seni gunakan atau terapan, dan karya seni rupa menurut dimensinya.

Pengertian karya seni rupa murni atau fine art ialah bentuk seni rupa yang dibuat dengan lebih mengkhususkan unsur ekspresi jiwa pembuatnya atau seniman tanpa mencampuradukannya dengan faedah atau manfaat tertentu. Karya seni rupa murni laksana seni lukis dan seni patung.

Pengertian karya seni gunakan atau terapan (Applied art) ialah karya seni rupa yang lebih mengutamakan faedah tertentu. Karya seni rupa terapan laksana seni grafis, seni dekorasi, reklame, ilustrasi, kerajinan/kriya, arsitektur, keramik, batik dan grafika.

Seni rupa menurut dimensinya terbagi atas dua yakni karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Pengertian karya seni rupa dua dimensi atau dwimatra ialah karya seni rupa yang terbentuk dari bagian panjang dan lebar.

Sedangkan definisi karya seni rupa tiga dimensi atau trimatra ialah karya seni rupa yang mempunyai tiga bagian yaitu panjang, lebar, dan tinggi serta mempunyai unsur kesan ruang, bentuk, dan volume. Contohnya bonsai, seni keramik, diorama dan lainnya.

Bidang-Bidang Seni rupa Murni

  • Patung Pieta oleh Michaelangelo
  • Seni lukis
  • Seni grafis
  • Seni patung
  • Seni instalasi
  • Seni pertunjukan
  • Seni keramik
  • Seni film
  • Seni koreografi
  • Seni fotografi
  • Desain
  • Arsitektur
  • Desain grafis
  • Desain komunikasi visual
  • Desain interior
  • Desain busana
  • Desain produk
  • Kriya
  • Kursi rotan sebagai hasil karya kriya
  • Kriya tekstil
  • Kriya kayu
  • Kriya keramik
  • Kriya rotan
  • Kriya Logam
  • Kriya Kulit
  • Kriya Bambu
Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Sejarah, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna, Dan Bisa Dibuat Sebagai Bahan Makalah Atau Laporan..Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close