Sabtu, November 25, 2017

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Dan Secara Etimologi, Tujuan Pendidikan Dan Fungsi Pendidikan

Pendidikan ialah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kelaziman sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melewati pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan tidak jarang terjadi di bawah tuntunan orang lain, tetapi pun memungkinkan secara otodidak

Etimologi kata pendidikan tersebut sendiri berasal dari bahasa Latin yakni ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, edukasi berarti pekerjaan “menuntun ke luar”.

Setiap empiris yang mempunyai efek formatif pada teknik orang berpikir, merasa, atau perbuatan dapat dirasakan pendidikan. Pendidikan umumnya dipecah menjadi tahap laksana prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan lantas perguruan tinggi, universitas atau magang.

Pengertian Pendidikan


Sebuah hak atas edukasi telah dinyatakan oleh sejumlah pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 Kovenan Internasional mengenai Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak masing-masing orang atas pendidikan.

Meskipun pendidikan ialah wajib di mayoritas tempat sampai umur tertentu, format pendidikan dengan muncul di sekolah tidak jarang tidak dilakukan, dan beberapa kecil orang tua memilih untuk edukasi home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Dan Pakar
Pengertian Pendidikan Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia):
Berdasarkan keterangan dari Ki Hajar Dewantara bahwa definisi pendidikan ialah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak.

adapun maksudnya, edukasi yaitu membimbing segala kekuatan kodrat yang terdapat pada anak-anak itu, supaya mereka sebagai insan dan sebagai anggota masyarakat dapatlah menjangkau keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Pengertian Pendidikan Menurut Ahmad D. Marimba: 
Pengertian edukasi menurut keterangan dari Ahmad D. Marimba ialah bimbingan atau tuntunan secara sadar oleh pendidik terdapat pertumbuhan jasmani dan rohani terdidik mengarah ke terbentuknya keperibadian yang utama.

Pengertian Pendidikan Menurut H.H.Horne: 
Pengertian edukasi menurut keterangan dari Horne bahwa pendidikan ialah alat dimana kumpulan sosial melanjutkan keberadaannya dalam memprovokasi diri sendiri serta mengawal idealismenya.

Pengertian Pendidikan Menurut Martinus Jan Langeveld: 
Pengertian edukasi menurut keterangan dari Martinus Jan Langeveld bahwa definisi pendidikan ialah upaya membantu anak guna dapat mengerjakan tugas hidupnya secara berdikari supaya bisa bertanggung jawab secara susila.

Pendidikan adalah usaha insan dewasa dalam membimbing insan yang belum dewasa mengarah ke kedewasaan.

Pengertian Pendidikan Menurut Gunning dan Kohnstamm:
Pengertian edukasi menurut keterangan dari Gunning dan Kohnstamm ialah proses pembentukan hati nurani. Sebuah pembentukan dan penentuan diri secara etis yang cocok dengan hati nurani.

Pengertian Pendidikan Menurut Stella Van Petten Henderson: 
Berdasarkan keterangan dari Stella Van Petten Henderson bahwa pendidikan ialah kombinasi pertumbuhan, pertumbuhan diri dan warisan sosial.

Pengertian Pendidikan Menurut Carter. V.Good: 
Pengertian edukasi menurut keterangan dari Carter V. Good bahwa pendidikan ialah proses pertumbuhan kecakapan pribadi dalam sikap dan perilaku bermasyarakat.

Proses sosial dimana seseorang diprovokasi oleh sebuah lingkungan yang terorganisir, seperti lokasi tinggal atau sekolah, sampai-sampai dapat menjangkau perkembangan diri dan kemampuan sosial.

Pengertian Pendidikan Menurut UU No. 20 Tahun 2003: 
Pengertian edukasi menurut UU No.20 Tahun 2003 ialah usaha sadar dan terencana guna mewujudkan keadaan belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.

guna mempunyai kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta kemampuan yang dibutuhkan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Tujuan Pendidikan
- Berdasarkan UU No. 2 Tahun 1985 yang berbunyi bahwa tujuan edukasi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsadan mengembangkan insan yang seutuhnya yakni yang beriman dan bertakwa untuk Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur.

mempunyai pengetahuan dan keterampilan, kesehatan fisik dan rohani, jati diri yang mantap dan berdikari serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan bangsa.

- Berdasarkan MPRS No. 2 Tahun 1960 bahwa destinasi pendidikan ialah membentuk pancasilais sejati menurut ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pendahuluan UUD 1945 dan isi UUD 945.

- Berdasarkan UU. No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3, bahwa tujuan edukasi nasional ialah mengembangkan potensi peserta didik supaya menjadi insan yang beriman dan bertakwa untuk Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi penduduk negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Fungsi pendidikan
Berdasarkan keterangan dari Horton dan Hunt, lembaga pendidikan sehubungan dengan faedah yang nyata (manifes) berikut:

  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk menggali nafkah.
  • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan individu dan untuk kepentingan masyarakat.
  • Melestarikan kebudayaan.
  • Menanamkan kemampuan yang perlu untuk partisipasi dalam demokrasi.

Fungsi Lain dari lembaga pendidikan ialah sebagai berikut:
- Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui pendidikan, sekolah orang tua mencurahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak untuk sekolah.

- Menyediakan sarana guna pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi guna menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini terlukis dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat mengenai sesuatu hal, contohnya pendidikan seks dan sikap terbuka.

- Mempertahankan sistem ruang belajar sosial. Pendidikan sekolah diinginkan dapat mensosialisasikan untuk para anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilese, dan kedudukan yang terdapat dalam masyarakat.

Sekolah juga diinginkan menjadi drainase mobilitas murid ke kedudukan sosial yang lebih tinggi atau sangat tidak cocok dengan kedudukan orang tuanya.

- Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.

Berdasarkan keterangan dari David Popenoe, terdapat empat macam faedah pendidikan yaitu sebagai berikut:

  • Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
  • Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
  • Menjamin integrasi sosial.
  • Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
  • Sumber inovasi sosial.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close