Kamis, November 02, 2017

Pengertian Batik, Sejarah, Macam-Macam Batik, Ciri-ciri Batik, Motif-Motif Batik Dan Budaya Batik

Pengertian Batik adalahkain bergambar dan peroses pembuatannya secara eksklusif yang di gambar atau menerakan motif ke sebuah kain yang masih kosong, dan lantas melaui proses khusu sampai-sampai mempunyai karakteristik pada kain tersebut.

Batik Indonesia,  borongan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan kebiasaan yang bersangkutan, oleh UNESCO telah diputuskan sebagai Warisan Kemanusiaan guna Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) semenjak 2 Oktober 2009.

Sejarah Teknik Batik
Seni pewarnaan kiat perintang memakai malam ialah salah satu format motif dari seni kuno. Yang di temukan di Mesir mengindikasikan bahwa kiat ini sudah dikenal semenjak abad ke-IV Sebelum Masehi.

dengan ditemukannya kain pembungkus mumi yang pun dilapisi dengan malam untuk menyusun sebuah pola. Di Asia, kiat batik serupa pun diterapkan di Cina pada masa Dinasti Tang (618-907) serta di India dan Jepang sekitar Periode Nara (645-794).

Pengertian Batik

Siapa yg tdk kenal dengan diantara satu karya seni serta warisan kebiasaan Indonesia ini? Ya, pada tulisan kesempatan ini saya dan anda bisa membicarakan semuanya perihal batik, teristimewa motif batik di Indonesia yg sangatlah beraneka.

Di era ketika ini, udah tdk asing buat anda menyaksikan sejumlah orang memanfaatkan kemeja dengan motif batik-batik khas Indonesia. Bahkan juga, masa-masa ini motif batik tidak saja dimanfaatkan utk kegiatan serta acara yg sah saja, bakal tetapi pun udah jadi lifestyle (life style) sesehari.

Dimulai dari orang-tua hingga anak-anak, tidak sedikit orang cocok utk memanfaatkan warisan kebiasaan turun temurun ini. Sejalan evolusi era, batik lantas tidak saja dimanfaatkan utk kemeja sah saja (pakaian, gaun, dan sebagainya), bakal tetapi tidak sedikit barang beda pula tidak sedikit yg digabungkan serta dipadupadankan dengan keeksotisan dari batik.

Perumpamaannya, masa-masa ini udah kerapkali anda dapati tas, jaket, kaos, hingga sepatu yg dibikin dari corak serta motif batik Indonesia.

Lebih kurang, dari demikian tidak sedikit motif batik yg terdapat di Indonesia, apa saja motif batik yg kondang serta sangat popular? Nah, tulisan kesempatan ini anda akan pun membicarakan perihal susunan motif batik dari bermacam wilayah di Indonesia dan motif batik yg ringan utk digambar dan di buat.

Meskipun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, Lahirnya batik di Jawa sendiri tidak tercantum. G.P. Rouffaer mengejar teknik batik bisa jadi akan diperkenalkan dari India atau Sri Lanka pada abad ke-6 atau ke-7.

Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan FA Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik ialah asli dari wilayah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua.

Perlu disalin bahwa wilayah itu bukanlah lokasi yang diprovokasi oleh Umat Hinduisme, namun di dalamnya mempunyai tradisi kuno dalam menciptakan batik.

G.P. Rouffaer pun melaporkan bahwa pola gringsing telah dikenal semenjak abad ke-XII di Kediri, Jawa Timur. Dia mengambil benang merah bahwa pola ini hanya dapat dibentuk dengan memakai alat canting, sampai-sampai ia mengejar canting ditemukan di Jawa pada waktu mengenai hal itu.

Ukiran mendetail yang serupa pola kain batik yang dikenakan oleh Prajnaparamita, patung dewi Buddha kearifan dari abad ke-13 Jawa Timur.

Karena industrialisasi dan globalisasi, yang sudah memberi gagasan dan mempertunjukan kiat otomatisasi ini, Dan pada kesudahannya model batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik dan batik cetak.

Model batik tradisional yang diproduksi memakai teknik artikel tangan memakai canting dan malam dinamakan batik. Pada ketika bersamaan imigran dari Indonesia Wilayah Persekutuan Malaysia Batik pun di perkenalkan oleh mereka.

Sekarang batik sudah berkembang di sejumlah tempat di luar Jawa, bahkan ke luar negeri. Di Indonesia, batik pun telah dikembangkan di Aceh dengan Aceh batik, Riau Cual Batik, Batik Papua, Kalimantan Sasirangan batik dan batik Minahasa.

Budaya Batik
Srikandi R.A. Kartini dan suaminya menggunakan rok batik. Motif Parang dipakai Kartini ialah pola untuk semua bangsawan.

Batik ialah kerajinan yang mempunyai nilai seni tinggi dan sudah menjadi unsur dari kebiasaan Indonesia (khususnya Jawa) sudah semenjak lama. Wanita di Jawa di masa lampau menjadikan batik untuk suatu ketrampilan sebagai sumber mata pencaharian.

sampai-sampai di masa lalu kegiatan ini ialah pekerjaan khusus perempuan hingga ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.

Ada sejumlah pengecualian untuk fenomena ini, yakni batik pesisir yang mempunyai garis maskulin laksana yang dapat dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di sejumlah daerah pesisir kegiatan membatik ialah lazim untuk pria.

Tradisi Batik tadinya tradisi turun-temurun, sampai-sampai kadang-kadang batik motif dikenali berasal dari family tertentu. Beberapa batik dapat mengindikasikan status seseorang. Bahkan ketika ini, sejumlah motif batik tadisional hanya digunakan oleh family kerajaan Yogyakarta dan Surakarta.

Ciri-Ciri Batik
Batik mampu dipecah jadi dua, yaitu batik tradisional serta batik moderen. Semasing batik ini miliki ciri khasnya semasing. Dibawah inilah ini, merupakan sejumlah ciri dari batik tradisional serta batik moderen yg dapat anda pakai utk memisahkan ke dua batik itu.

1. Beberapa ciri Motif Batik Tradisional

  • Coraknya miliki arti simbolik.
  • Variasi hias motif ular, pagoda, geometris, serta barong.
  • Warna condong gelap (warna hitam, coklat kehitaman, serta putih).
  • Motif batik karakteristik daerah asal.

2. Beberapa ciri Motif Batik Modern

  • Coraknya tdk miliki arti simbolik khusus.
  • Variasi hias tumbuan, susunan bunga, dan sebagainya.
  • Warna condong bebas (warna biru, merah, ungu, dan sebagainya.).
  • Motif batik tdk miliki karakteristik daerah asal.



Model Tehnik Batik
Berdasarkan keterangan dari tehnik tahapan membuatnya, batik mampu dipecah jadi tiga (3) model, yaitu :

1. Tehnik Batik Cap
Yg kesatu adalahtehnik batik cap. Sama cocok namanya, tehnik ini dilakukan melalui tahapan pengecapan. Jadi, kain-kain yg dapat diserahkan motif batik diciptakan dari cap yg tercipta dari tembaga. Sistem penciptaan dengan tehnik ini dapat memakai saat sampai 2-3 hari.

2. Tehnik Batik Lukis
Tehnik yg ke dua adalahtehnik batik lukis. Tehnik ini dilakukan melalui tahapan segera mencerminkan motif batik pada kain putih yg dapat anda jadi guna kain batik.

3. Tehnik Batik Tulis
Tehnik yg sangat akhir terdapat tehnik batik catat. Tehnik ini menjadi tehnik melalui tahapan pembuatan yg sangat lama ketimbang dengan dua tehnik terlebih dahulu. Saat penciptaan batik catat bisa menggapai dua hingga tiga bln.. Hal tersebut disebabkan pembuatan corak serta motif batik dilakukan dengan memanfaatkan tangan (manual).

Batik Disadari oleh UNESCO
Sebagai diantara satu warisan kebiasaan yang mesti dilestarikan, batik nyata-nyatanya dengan teknik resmi udah ditetapkan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization).

beraksi sebagai Organisasi Pendidikan, Keilmuan, serta Kebudayaan dari PBB, sebagai Warisan Kemanusiaan utk Budaya Lisan serta Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) semenjak mulai tanggal 2 Oktober th. 2009.

Sejak mulai th. itu, tanggal 2 Oktober jadikan sebagai hari Batik Nasional. Pada hari itu, penduduk di Indonesia merayakan kejadian disahkannya batik sebagai warisan kebiasaan asli Indonesia melalui tahapan memanfaatkan batik terbaiknya.

Langkah barusan, walaupun gampang serta simple, jadi perbuatan kenyataan warga Indonesia utk melestarikan serta memopulerkan motif batik Indonesia.

Macam-Macam Motif Batik Indonesia

1. Batik Banyumas
Motif yang ada di wilayah Banyumas banyak sekali memiliki format menyerupai tanaman. Baik tersebut bunga, daun, dan sejenisnya. Walaupun ada sejumlah pembuat batik di Banyumas yang menciptakan batik dengan motif yang berbeda, batik Banyumas nyaris memiliki keserupaan dengan motif Jonasan.

2. Batik Madura
Pola batik Madura memiliki keanehan tersendiri, yakni cenderung tidak sedikit bermain pada pola yang sederhana. Namun pola ini disusun serapi mungkin sampai menghasilkan motif yang menarik. Motif madura ingin meyukai warna yang cerah.

3. Batik Malang
Terkenal dengan warnanya yang ingin cerah. Misalnya warna hijau lantas ditimpa dengan warna putih atau bahan berwarna putih di timpa dengan merah. Rata- rata batik Malang mempunyai pola bunga dan tanaman.

4. Batik Pekalongan
Motif dari pekalongan diprovokasi oleh kebudayaan Cina dan ukiran dari Cirebon yang diangkut oleh semua pedagang yang singgah di Kota Pekalongan. Ini terjadi sebab letak kota Pekalongan paling strategis sekali untuk sebatas menginap.

Motif yang terdapat di pekalongan dipecah menjadi 7 motif mereka ialah jlamprang, buketan, cerah bulan, semen, pisan bali, lung-lungan dan sekar jagad. Sedangkan format motifnya lebih serupa bunga, binatang, dan dedaunan.

5. Batik Solo
Ciri khas batik dari solo tidak jarang disebut batik sogan atau batik yang mempunyai motif berwarna kecokelatan.

6. Batik Tasikmalaya
Motif yang terdapat pada komunitas pebatik di Tasikmalaya nyaris sama dengan kota-kota lainnya. Cenderung tidak sedikit bermotif alam dan kental dengan nuansa Parahyangan laksana burung dan bebungaan. Sedangkan guna pewarnaannya, batik Tasikmalaya memiliki karakteristik merah, coklat, dan hitam.

7. Batik Aceh
Memiliki corak yang ingin lebih besar dari pola batik lainnya. Motifnya memakai teknik cap dan tulis

8. Batik Cirebon
Salah satu motif yang menjadi karakteristik kota Cirebon ialah batik Mega Mendung. Dengan menciptakan pola sepertu awan yang diciptakan secara menyambung menjadi format awan.

9. Batik Jombang
Pertama kali hadir batik Jombangan semenjak tahun 1993. Diawali oleh salah seorang warganya yang mencoba menciptakan sebuah kerajinan batik yang kemudian dibuntuti oleh penduduk lainnya. Batik jombang berkiblat untuk solo yang pada waktu tersebut kaya bakal motif.

Motif Jombangan diadaptasikan dengan pola candi arimbi yang ada di daerahnya. Sedangkan pemakaian warna pada batik Jombang memakai warna alami dan warna hasil saldo limbah.

10. Batik Banten
Motifnya antara beda datulaya, mandalikan, pasulaman dan tidak sedikit lagi. Batik ini mempunyai warna yang meriah.

11. Batik Tulungagung
Batik wilayah ini paling berani dalam memainkan warna. Warna yang tidak sedikit digunakan unduk menciptakan batik Tulungagung ialah hitam dan coklat.

12. Batik Kediri
Batik kota Kediri paling khas dengan bulatan-bulatan kecil. Secara borongan kain batik ini menjadi sangat anggun bila dikenakan.

13. Batik Kudus
Kamu bakal mempunyai persepsi bertolak belakang ketika menyaksikan motif batik Kudus. Pasalnya batik Kudus ini terpengaruh dari Pekalongan, Yogyakarta, dan Solo. Berdasarkan keterangan dari cerita, dulu tidak sedikit pedagang Cina yang membawa batik dari wilayah tersebut ke Kudus.

14. Batik Jepara
Motif wilayah ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, motif lama dan motif baru. Motif lama mempunyai pola dengan warna lung hitam, gajah coklat, daun ulir hijau, dan sebagainya. Sementara motif baru ialah batik tulis dengan tidak sedikit variasi.

Nama-Nama Motif Batik dan Maknanya
Hari Batik Nasional diperingati masing-masing tanggal 2 Oktober. Di tanggal itu, tidak sedikit orang mengenakan batik guna ke lokasi beraktivitas laksana sekolah, kampus, dan bekerja. Berbagai macam motif batik dikenakan oleh tidak sedikit orang.

Tapi belum seluruh orang tahu nama atau makna dari motif batik yang dikenakan. Maka pada peluang kali ini Bintang.com bakal menampilkan sejumlah motif batik beserta makna dan maknanya. Penasaran? Cekidot!

Motif-Motif Batik
1. Motif Ceplok
Mencakup sekian banyak  macam desain geometris. Biasanya didasarkan pada mawar melingkar, bintang, atau format kecil lainnya yang menyusun pola simetris borongan pada kain.

2. Motif Kawung
Dikenal dengan motif batik tertua. Dulunya disediakan guna keluarga kerajaan. Motif ini adalahpenampang buah aren kelapa. Beberapa menuliskan salib salah satu empat oval mengacu pada sumber energi universal.

3. Motif Parang Rusak
Diartikan sebagai pertarungan antara insan melawan durjana dengan teknik mengendalikan kemauan mereka sampai-sampai mereka menjadi mulia, bijaksana, dan bakal menang.

4. Motif Parang Barong
Pada zaman dahulu hanya digunakan oleh raja dan dirasakan sebagai pola yang suci. Arti motif ialah supaya sang raja menjadi hati-hati dalam mengawal dirinya sendiri. Sehingga dia bakal menjadi seorang penguasa yang jujur, adil, dan bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

5. Motif Lereng
Disainnya ialah baris diagonal salah satu motif parang. Banyak ditemukan polanya hanya barisan garis diagonal sempit sarat dengan pola kecil. Merupakan di antara pola lama disediakan guna keluarga istana kerajaan.

6. Motif Nitik
Terkenal dengan motif batik tertua sebab dulunya terinspirasi oleh kain tenun patola yang diangkut oleh semua pedagang Gujarat dari India. Dulunya seringkali dipakai oleh orang tua dari pasangan pernikahan orang Truntum.

7. Motif Semen
Semen ditafsirkan sebagai tumbuh. Polanya terinspirasi oleh alam. Hal itu diperlihatkan dengan pola daun, gunung, dan hewan. Biasa dipakai pada acara umum.
Motif Kraton

Batik ini ialah awal dari sekian banyak  macam batik yang berkembang di Indonesia. Pada motifnya terdapat makna serta filosofi hidup. Batik Kraton ini digarap oleh semua putri keraton maupun oleh pembatik berpengalaman yang terdapat di dalam lingkungan keraton.

Dulunya motif ini terlarang untuk digunakan oleh orang banyak sekali seperti halnya motif batik Parang Rusak, Parang Barong, Udan Liris, dan sejumlah jenis motif yang lain.

8. Batik Sudagaran
Berasal dari motif larangan dari keraton yang diciptakan motif baru oleh semua seniman yang berasal dari kaum saudagar supaya sesuai dengan selera mereka. Para seniman ini pun mengganti motif larangan (terlarang) sehingga dapat dipakai oleh masyarakat kebanyakan.

Motif batik ini dikenali dengan disain yang terkesan berani dalam urusan pemilihan bentuk, pemakaian benda-benda alam dan binatang, serta pemakaian kombinasi warna yang didominasi warna soga atau biru tua.

9. Motif Cuwiri
Motif batik ini menggunakan pewarna soga alam. Umumnya batik cuwiri digunakan untuk semekan atau kemben dan seringkali dipakai pada upacara adat mitoni. Motif ini lazimnya ditandai dengan pemakaian ragam hias meru dan gurda. Arti dari cuwiri sendiri ialah kecil kecil

10. Motif Tambal
Mempunyai makna menambal atau membetulkan sesuatu yang rusak. Dulu kain batik tambal dipercayai dapat membantu menyembuhkan orang sakit dengan teknik menyelimuti orang itu dengan kain ini.

11. Motif Sekar Jagad
Merupakan di antara motif khas batik Indonesia. Makna motif ini ialah kecantikan atau keindahan yang akan menciptakan orang menjadi terpukau melihatnya. Ada pun yang berasumsi bahwa kata Sekar Jagad berasal dari kata dalam bahasa Jawa “kar jagad” (kar: peta, jagad: dunia) yang berarti motif ini mencerminkan keragaman di semua dunia.

12. Motif Sido Mukti
Biasanya digunakan sebagai kain dalam upacara adat perkawinan pada acara resepsi atau pahargyan dan seringkali dibuat memakai pewarna soga alam. Pola dasar yang ada di motif batik Sido Mukti ialah gurda. Makna atau filosofi dari motif ini ialah harapan guna mendapatkan kebahagiaan bermunculan batin

13. Motif Sido Luhur
Biasanya dikenakan oleh pengantin wanita di malam pegantin. Motif ini berisi arti keluhuran yang berarti sebuah harapan supaya bisa mencapai status yang tinggi serta dapat menjadi panutan masyarakat.

14. Motif Sido Asih
Biasanya digunakan oleh pengantin perempuan. Motif batik Sido Asih memiliki makna supaya dalam hidup berumah tangga selalu diisi dengan kasih sayang. Dalam makna yang lebih luas, batik Sido asih diartikan supaya manusia mengembangkan rasa saling mengasihi dan menyayangi antar sesama.

Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna, Dan Bisa Dibuat Sebagai Bahan Makalah Atau Laporan..Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close