Kamis, Oktober 26, 2017

PENGERTIAN PARADIGMA

Paradigma ialah kumpulan tata nilai yang menyusun pola pikir seseorang sebagai titik tolak pandangannya sampai-sampai akan menyusun citra subjektif seseorang – tentang realita – dan akhirnya bakal menilai bagaimana seseorang menanggapi realita itu.

Paradigma dalam disiplin intelektual ialah cara pandang seseorang terhadap diri dan lingkungannya yang bakal mempengaruhinya dalam beranggapan (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku (konatif).

Paradigma pun dapat berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktik yang di lakukan dalam memandang realitas dalam suatu komunitas yang sama, khususnya, dalam disiplin intelektual.

Kata paradigma sendiri berasal dari abad pertengahan di Inggris yang adalahkata serapan dari bahasa Latin ditahun 1483 yakni paradigma yang berarti sebuah model atau pola; bahasa Yunani paradeigma (para+deiknunai) yang berarti guna "membandingkan", "bersebelahan" (para) dan menunjukkan (deik).

Pengertian Dan Definisi Paradigma

Paradigma ialah kumpulan tata nilai yang menyusun pola pikir seseorang sebagai titik tolak pandangannya sampai-sampai akan menyusun citra subjektif seseorang – tentang realita – dan akhirnya bakal menilai bagaimana seseorang menanggapi realita itu.

Baca Juga : Definisi Air : Menurut Para Ahli, Bentuk Dan Kandungan Air

Secara etimologis paradigma berarti model teori ilmu pengetahuan atau kerangka berpikir. Sedangkan secara terminologis paradigma berarti pandangan fundamental para ilmuan mengenai apa yang menjadi poko kpersoalan yang semestinya dipelajari oleh sebuah cabang ilmu pengetahuan.

Jadi,paradigma ilmu pengetahuan ialah model atau kerangka berpikir sejumlah komunitas ilmuan mengenai gejala-gejala dengan pendekatan fragmentarisme yang ingin terspesialisasi menurut langkah-langkah ilmiah menurut keterangan dari bidangnya masing-masing.

Istilah paradigama ilmu kesatu kali diperkenalkan oleh Thomas Kuhn melewati bukunya yang berjudul “The Structur of Science Revolution”. Kuhn menyatakan paradigma dalam dua pengertian. Di satu pihak paradigma berarti keselurahan konstelasi kepercayaan, nilai, kiat yang dimiliki bareng oleh anggota masyarakat ilmiah tertentu.

Di pihak beda paradigma mengindikasikan sejenis unsur solusi teka-teki yang konkrit yang bila dipakai sebagai model, pola atau misal dapat menggantikan kaidah-kaidah yang secara gamblang sebagai atau menjadi dasar untuk pemecahan persoalan dan teka-teki normal sains yang belum tuntas.
Paradigma adalahelemen primer dalam progress sains.

Seorang ilmuwan tidak jarang kali bekerja dengan paradigma tertentu, dan teori-teori ilmiah di bina menurut paradigma dasar. Melalui suatu paradigma seorang ilmuwan bisa memecahkan kesulitan-kesulitan yang bermunculan dalam kerangka ilmunya.

sampai hadir begitu tidak sedikit anomali yang tidak bisa dimasukkan ke dalam kerangka ilmunya sampai-sampai menuntut adanya revolusi paradigmatik terhadap ilmu tersebut. Berdasarkan keterangan dari Kuhn, ilmu bisa berkembang secara open-ended(sifatnya tidak jarang kali terbuka guna direduksi dan dikembangkan).

Kuhn berjuang menjadikan teori mengenai ilmu lebih sesuai dengan kondisi sejarah dengan demikian diinginkan filsafat ilmu lebih mendekati fakta ilmu dan kegiatan ilmiah sesungguhnya. Berdasarkan keterangan dari Kuhn ilmu mesti berkembang secara revolusioner bukan secara kumulatif.

sebagaimana anggapan kaum rasionalis dan pengalaman klasik sampai-sampai dalam teori Kuhn hal sosiologis historis serta psikologis ikut berperan.

Paradigma menolong seseorang dalam merumuskan mengenai apa yang mesti dipelajari, permasalahan apa yang mesti dibalas dan aturan apa yang mesti dibuntuti dalam menginterpretasikan jawaban yang diperoleh.

Kata paradigma berasal dari bahasa Yunani yang berarti sebuah model, teladan, arketif dan ideal. Berasal dari kata semua yang berarti disamping menunjukkan dirinya.

Arti paradigma ditinjau dari asal usul sejumlah bahasa diantaranya :

  • Berdasarkan keterangan dari bahasa Inggris : paradigma berarti suasana lingkungan
  • Berdasarkan keterangan dari bahasa Yunani : paradigma yakni semua yang berarti disamping, di sebelah dan dikenal sementara deigma berarti sebuah model, teladan, arketif dan ideal.
  • Berdasarkan keterangan dari kamus psycologi : paradigma ditafsirkan sebagai
  • Satu model atau pola untuk mempertontonkan semua faedah yang memungkinkan adar dari apa yang tersajikan
  • Rencana penelitian menurut konsep-konsep khusus, dan
  • Satu format eksperimental

Kesimpulan : secara etimologi makna paradigma ialah satu model dalam teori ilmu pengetahuan atau kerangka pikir.

Secara terminologis makna paradigma inilah ini :

  • Paradigma ialah konstruk beranggapan menurut pandangan yang lengkap dan konseptual terhadap suatu persoalan dengan memakai teori formal, eksperimentasi dan cara keilmuan yang terpecaya.
  • Dasar-dasar guna menyeleksi problem dan pola untuk menggali permasalahan riset.
  • Paradigma ialah suatu pandangan terhadap dunia alam sekitarnya, yang adalahperspektif umum, suatu teknik untuk mengulas masalah-masalah dunia nyata yang kompleks.

Kesimpulan : secara terminologi paradigma ialah pandangan fundamental para ilmuwan mengenai apa yang menjadi pokok permasalahan yang semestinya dipelajari oleh sebuah cabang ilmu pengetahuan.

Jika mengekor pendapat Kuhn, bahwa ilmu pengetahuan ini terbelenggu oleh ruang dan waktu, maka telah jelas bahwa sebuah paradigma hanya sesuai dan cocok untuk persoalan yang terdapat pada ketika tertentu saja.

Sehingga bilamana dihadapkan pada permasalahan bertolak belakang dan pada situasi yang berlainan, maka eksodus dari satu paradigma ke paradigma yang baru lebih sesuai ialah suatu keharusan.

Sebagaimana dalam ilmu-ilmu sosial yang berparadigma ganda, usaha-usaha dalam mengejar paradigma yang lebih dapat menjawab persoalan yang terdapat sesuai pertumbuhan jaman terus dilakukan.

Pengertian paradigma menurut keterangan dari kamus filsafat ialah :

  • Cara memandang sesuatu
  • Model, pola, ideal dalam ilmu pengetahuan. Dari model-model ini fenomena di anggap dan dijelaskan.
  • Totalitas premis-premis teoritis dan metodologis yang menilai dan atau mendefinisikan sebuah studi ilmiah kongkrit dan ini melekat di dalam praktek ilmiah pada etape tertentu.
  • Dasar guna menyeleksi problem-problem dan pola guna memecahkan problem-problem riset.

Pengertian Paradigma Menurut Para Ahli
Pengertian paradigma Patton(1975) : “A world view, a general perspective, a way of  breaking down of the complexity of the real world”(suatu pandangan dunia, suatu teknik pandang umum, atau suatu teknik untuk menguraikan kompleksitas dunia nyata).

Pengertian paradigma menurut Robert Friedrichs(1970) : Suatu pandangan yang fundamental dari sebuah disiplin ilmu mengenai apa yang menjadi pokok permasalahan yang semestinya dipelajari.

Pengertian paradigma menurut George Ritzer(1980) : Pandangan yang fundamental dari semua ilmuwan mengenai apa yang menjadi pokok permasalahan yang semestinya dipelajari oleh di antara cabang atau disiplin ilmu pengetahuan.

Baca Juga : Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Lebih lanjut Ritzer mengungkapkan bahwa paradigma menolong merumuskan mengenai apa yang mesti dipelajari, persoalan-persoalan yang mesti dijawab, bagaimana mesti menjawabnya, serta aturan-aturan apa yang mesti dibuntuti dalam menginterpretasikan informasi yang mesti dikoleksi informasi yang dikoleksi dalam membalas persoalan-persoalan tersebut.

Dari definisi ini bisa disimpulkan, dalam sebuah cabang ilmu pengetahuan dimungkinkan terdapat sejumlah paradigma. Artinya dimungkinkan terdapatnya sejumlah komunitas ilmuwan yang masing-masing bertolak belakang titik pandangnya mengenai apa yang menurutnya menjadi pokok permasalahan yang semestinya dipelajari dan dianalisis oleh cabang ilmu pengetahuan tersebut.

Pengertian paradigma menurut keterangan dari Masterman diklasifikasikan dalam 3 definisi paradigma :

  1. Paradigma metafisik yang mengacu pada sesuatu yang menjadi pusat kajian ilmuwan.
  2. Paradigma sosiologi yang mengacu pada suatu kelaziman sosial masyarakat atau penemuan teori yang diterima secara umum.
  3. Paradigma konstrak sebagai sesuatu yang mendasari bangunan konsep dalam lingkup tertentu, contohnya paradigma pembangunan, paradigma pergerakan dll.

Masterman sendiri merumuskan paradigma sebagai pandangan fundamental dari sebuah ilmu yang menjadi pokok permasalahan yang dipelajari( a mendasar image a dicipline has of its subject matter).


Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna.Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close