Sabtu, Oktober 28, 2017

Pengertian Atom Menurut Para Ahli, Sejarah Atom, Teori-Teori Atom, Partikel Dasar Atom
Atom ialah unit dasar dari seluruh benda yang terdiri dari nukleus (inti atom) dan dikelilingi oleh awan elektron bermuatan negatif. Inti atom terdiri dari proton bermuatan positif dan neutron yang netral (kecuali pada atom hidrogen yang tidak ada neutron).

Jari-jari atom selama 3 – 15 nm.Elektron yang ada pada atom terbelenggu dengan inti atom oleh gaya elektromagnetik. Dengan gaya tersebut pula atom bisa berikatan dengan atom lainnya dan menyusun sebuah molekul. Hingga kini, atom tidak dapat disaksikan dengan perangkat optik manapun tergolong mikroskop.

Atom ialah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif, dan neutron yang bermuatan netral (kecuali pada inti atom Hidrogen-1, yang tidak mempunyai neutron).

Pengertian Atom

Kata atom berasal dari bahasa Yunani “Atomos” yang berarti tidak bisa dibagi-bagi. Semua material di dunia ini mempunyai bagian yang kecil-kecil, sehingga andai bagian tersebut dipecah lagi, maka terdapatlah bagian sangat kecil yang tidak dapat dipecah lagi, urusan itulah yang disebtu dengan atom. Atom ialah penyusun pelajaran terkecil dari segala pelajaran yang ada

Elektron-elektron pada suatu atom terbelenggu pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Sekumpulan atom begitu pula dapat berikatan satu sama lainnya, dan menyusun sebuah molekul. Atom yang berisi jumlah proton dan elektron yang sama mempunyai sifat netral, sementara yang berisi jumlah proton dan elektron yang bertolak belakang bersifat positif atau negatif dan dinamakan sebagai ion.

Atom dikelompokkan menurut jumlah proton dan neutron yang ada pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menilai bagian kimia atom tersebut, dan jumlah neutron menilai isotop bagian tersebut.

Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (ἄτομος/átomos, α-τεμνω), yang berarti tidak dapat dicukur ataupun sesuatu yang tidak bisa dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang mustahil dibagi-bagi lagi kesatu kali dikemukakan oleh semua filsuf India dan Yunani.

Pada abad ke-17 dan ke-18, semua kimiawan menempatkan dasar-dasar pemikiran ini dengan mengindikasikan bahwa zat-zat tertentu tidak bisa dibagi-bagi lebih jauh lagi memakai metode-metode kimia.

Selama akhir abad ke-19 dan mula abad ke-20, semua fisikawan sukses menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom, memperlihatkan bahwa 'atom' tidaklah mustahil dibagi-bagi lagi. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang dipakai para fisikawan kemudian sukses memodelkan atom.

Dalam pemantauan sehari-hari, secara relatif atom dirasakan sebuah objek yang paling kecil yang mempunyai massa yang secara proporsional kecil pula. Atom melulu dapat diperhatikan dengan memakai peralatan khusus laksana mikroskop gaya atom.

Lebih dari 99,9% massa atom berpusat pada inti atom, dengan proton dan neutron yang bermassa nyaris sama. Setiap unsur sangat tidak mempunyai satu isotop dengan inti yang tidak stabil, yang dapat merasakan peluruhan radioaktif. Hal ini dapat menyebabkan transmutasi, yang mengolah jumlah proton dan neutron pada inti.

Elektron yang terbelenggu pada atom berisi sebanyak aras energi, ataupun orbital, yang stabil dan dapat merasakan transisi salah satu aras itu dengan menyerap ataupun memancarkan foton yang cocok dengan perbedaan energi antara aras. Elektron pada atom menilai sifat-sifat kimiawi suatu unsur, dan memengaruhi sifat-sifat magnetis atom tersebut.

Atom yang berisi jumlah proton dan elektron yang sama mempunyai sifat netral. Sedangkan andai jumlahnya bertolak belakang disebut ion sebab bermuatan positif atau negatif. Jika jumlah proton lebih banyak, maka atomnya bermuatan positif. Jika jumlah elektron lebih banyak, maka atomnya bermuatan negatif. Lebih dari 99,9% massa atom berpusat pada inti atom.

Atom terdiri dari 3 partikel dasar yaitu:

  1. Proton: partikel bermuatan positif (+1), diameternya melulu 1/3 diameter elektron, namun mempunyai massa selama 1840 kali massa elektron.
  2. Elektron: partikel bermuatan negatif (-1), mempunyai massa sangat ringan yaitu melulu 1/1840 kali masa proton atau neutron.
  3. Neutron: partikel tidak bermuatan (netral), mempunyai massa yang kira-kira sama dengan campuran massa proton dan elektron.

Teori mengenai atom terus berkembang sebab manusia penasaran dengan apa yang merangkai semua benda. Manusia beranggapan bahwa saat kertas dipotong-potong, tentu akan ada ketika dimana potongan kertas sudah paling kecil sampai-sampai tidak bisa dipotong.

Bagi itulah, kata “atom” berasal dari bahasa Yunani a dan tomos yang berarti “tidak bisa dipotong” (a=tidak; tomos=terbagi/dipotong). Jadi, tadinya atom dirasakan adalahunit terkecil yang merangkai semua benda. Atom memang berukuran paling kecil.

Sebuah tanda titik saja ada sekitar 20 juta atom. Kemudian, atom berkembang cocok dengan perkembangan riset dari sekian banyak  ahli. Berikut ialah perkembangan definisi atom menurut keterangan dari para berpengalaman kimia:

Pengertian ATom Menurut Para Ahli
Pengertian ATom Menurut Demokritos: Atom ialah partikel terkecil penyusun semua materi di alam semesta.

Pengertian ATom Menurut John Dalton: Atom ialah partikel terkecil dari sebuah unsur yang masih memiliki sifat laksana unsurnya.

Pengertian ATom Menurut J.J. Thomson: Atom ialah bola yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif tersebar secara merata.

Pengertian ATom Menurut Ernest Rutherford: Atom ialah partikel yang terdiri dari inti atom, yakni proton dan neutron yang berada pada unsur pusat dan dikelilingi elektron-elektron.

Di alam terdapat tidak sedikit jenis atom. Atom-atom tersebut dibentuk dalam sistem periodik bagian kimia. Atom-atom dibentuk menurut jumlah proton di dalam atom. Semua atom yang ditemukan sudah diberi nama dan lambang. Lambang itu menganut sistem Jons Jakob Berzelius. Seorang berpengalaman kimia dari Swedia.

Teori-Teori Atom
Istilah “atom” kesatu kali dipakai oleh kimiawan asal inggris mempunyai nama John Dalton(1766-1844) saat ia mengemukakan teori atomnya pada tahun 1807.

John Dalton
Dalton menuliskan bahwa seluruh unsur kimia tersusun atas partikel-partikel yang paling kecil, yang dinamakan atom, yang tidak dapat pecah ketika zat-zat kimianya direaksikan. Satu lagi pendapatnya yaitu seluruh reaksi kimia merupakan dampak saling bergabungnya atau terpisahnya atom-atom. Teori atom dalton menjadi dasar guna ilmu pengettahuan modern.

Pada abad ke dua puluh, semua ilmuan mulai menciptakan model model atom.Seperti yang diciptakan oleh

Ernest Rutherford (1871-1937)  Ia mencerminkan elektron-elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti yang bermuatan positif.

Neils Bohr (1885-1962)  ia mencerminkan model dengan elektron-elektron mengekor orbit-orbit tertentu.

Jame Chadwick (1891-1962)  ia mengindikasikan sebuah inti terdiri atas partikel-partikel yang dinamakan neutron dan proton.

Sifat-Sifat Atom
Massa Atom
Atom pada bagian yang bertolak belakang mempunyai massa yang bervariasi. Massa itu tergantung pada jumlah proton dan neutron di dalam intinya. Sebuah atom hidrogen mempunyai satu proton dan tidak mempunyai neutron, sehingga melulu mempunyai massa atom satu. Semakin besar massa atom, semakin kecil atom tersebut.

Nomor Atom
Atom-atom dari zat yang bertolak belakang mempunyai jumlah proton yang tidak sama pula di dalam intinya. Jumlah proton dalam inti ini dinamakan Nomor Atom.  Apabila jumlah proton dalam inti atom berubah, maka atom itu akan pulang menjadi atom dengan sifat bertolak belakang dari sebelumnya.

Gaya Atom
Elektron yang bermuatan negatif akan dipertahankan tetap sedang di orbit sekeliling inti bermuatan positif oleh gaya elektromagnetik. Gaya tarik inti, yang mejaga proton dan neutron tetap di dalam inti atom adalahgaya yang sangat kuat di alam semesta ini. Gaya ini seratus kali lebih kuat dikomparasikan gaya elektromagnetik.

Muatan Listrik
Kebanyakan dari atom-atom yang terdapat mempunyai muatan listrik yang netral, dengan kata lain jumlah proton yang bermuatan positif dan jumlah elektron yang bermuatan negatif sama banyak. Muatan-muatan yang mempunyai gaya tarik unik ini saling meniadakan.

Bentuk Atom
Atom memiliki format yang bervariasi, yang dinamakan Isotop. Masing-masing format mempunyai jumlah proton dan elektron yang sama namun jumlah neutron yang berbeda. Jadi seluruh isotop dari suatu atom mempunyai nomor atom yang sama tetapi nomor massa yang berbeda.

Isotop-isotop mempunyai sifat-sifat jasmani yang sama, tetapi sifat kimia yang berbeda. Sebagian besar atom dalam suatu unsur adalahsatu jenis unsur.

SEJARAH PENEMUAN ATOM
Sejarah mengenai penemuan atom dibuka ketika John Dalton mengggas suatu teori mengenai atom pad atahun 1803. Kemudian, terdapat sejumlah penelitian yang menyokong teori atom yang diajukan oleh John Dalton, speerti Michael Faraday yang mengejar teori solusi molekul memakai elektrolisis pada tahun 1832, dan J.Plucker yang mengejar tabung katoda pada tahun 1839.

Kemudian dibuntuti penemuan Dmitri Mendelev mengenai hukum periodic pada tahun 1869, kemudian John C.Maxwell pada tahun 1873 yang mengerjakan penelitian mengenai listrik dan medan listrik. Setelah tersebut ada Sir Willian Crookes yang pada tahun 1870 melewati penelitian eksperimental mengejar bahwa sebuah electron mempunyai massa tertentu melewati percobaan penembakan sinar katoda.

Lalu ada riset dari E.Goldstein yang mengejar proton bermuatan positif. Kemudian G.J Stoney yang sukses menemukan partikel penyusun atom yang bermuatan negative yakni electron. Dan lantas penelitian oleh Wilhelm Roentgen yang mengejar X-Ray.

Rutherford lantas membuat hipotesis menurut penelitiannya yang menuliskan bahwa terdapat sebuah inti atom di samping proton yang menjaga ekuilibrium atom. Hipotesis Rutherford ini kemudian diperlihatkan oleh James Chadwik pada tahun 1932 dengan mengejar partikel atom yang bermuatan netral yang dinamakan dengan neutron.

PARTIKEL DASAR ATOM (PROTON, NEUTRON DAN ELEKTRON)
Seperti yang telah dilafalkan di atas, atom sebetulnya dikelilingi oleh proton yang ebrmuatan positif, neutron yang bermuatan netral, dan electron yang bermuatan negative. Adanya partikel dasar ini tidak terlepas dari pengaruh gaya elektromagnetik yang mengikat partikel-pertikel ini.

Pengertian dari setiap partikel dasar sebuah atom ialah :

1. Proton
Proton adalah partikel dasar yang mempunyai muatan positif (+1) dan mempunyai diameter melulu 1/3 diameter electron. Akan tetapi, proton mempunyai massa selama 1840 kali electron

2. Neutron
Neutron adalahpartikel dasar yang tidak mempunyai muatan (netral), dan mempunyai massa yang sama dengan campuran antara massa proton dan massa electron

3. Elektron
Merupakan partikel dasar yang mempunyai muatan negative (-1) dan mempunyai massa sangat ringan diantara partikel lainnya yang melulu 1/1840 kali massa proton atau neutron.

PARTIKEL DASAR ATOM
1. Partikel Subatom
Walaupun pengertian atom melafalkan bahwa atom merupakan bagian terkecil dari material yang tidak dapat dipecah lagi, dalam ilmu modern, atom sendiri tersusun atas sejumlah partikel subatom. Partikel subatom ini mencakup proton, elektron dan neutron.

2. Inti Atom
Inti atom terdiri dari proton dan neutron yang terbelenggu di inti atom oleh sebuah gaya elektromagnetik. Proton dan nutron tersebut disebut dengan nucleon (penyusun inti). Inti atom mempunyai diameter berkisar 10-15 nm.

Atom dari bagian kimia yang sama mempunyai jumlah proton yang sama pula. Suatu bagian dapat mempunyai variasi jumlah neutron yang dinamakan dengan isotop.

3. Awan Elektron
Awan partikel adalahsuatu wilayah dalam sumur potensi dimana tiap-tiap electron menghasilkan sejenis gelombang diam (gelombang yang tidak bergerak).

Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna, Dan Bisa Dibuat Sebagai Bahan Makalah Atau Laporan..Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close