Sabtu, Oktober 28, 2017

Pengertian Asmaul Husna, Sejarah Dan 99 Nama Allah(Asmaul Husna)
Dalam agama Islam, Asmaa'ul husna (Arab: أسماء الله الحسنى, asmāʾ allāh al-ḥusnā‎) ialah nama-nama Allah yang estetis dan baik. Asma berarti nama dan husna berarti yang baik atau yang indah, jadi asma'ul husna ialah nama nama kepunyaan Allah yang baik lagi indah.

Sejak dulu semua ulama telah tidak sedikit membahas dan mengartikan nama-nama ini, sebab nama-nama Allah ialah alamat untuk Dzat yang harus anda ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat mengenai arti, makna, dan penafsirannya akan namun yang jelas ialah kita jangan musyrik dalam mempergunakan atau menyinggung nama-nama Allah ta'ala.

99 Nama Allah

Di samping perbedaaan dalam menafsirkan dan mengartikan suatu nama ada pula perbedaan jumlah nama, terdapat yang menyinggung 99, 100, 200, bahkan 1.000 bahkan 4.000 nama, tetapi menurut keterangan dari mereka, yang terpenting ialah hakikat Dzat Allah SWT yang mesti dicerna dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman laksana Nabi Muhammad.

Asma'ul husna secara harfiah ialah nama-nama, sebutan, gelar Allah yang baik dan agung cocok dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia tersebut adalahsuatu kesatuan yang menyatu dalam kehormatan dan kedahsyatan milik Allah.

Para ulama berasumsi bahwa kebenaran ialah konsistensi dengan kebenaran yang lain. Dengan teknik ini, umat Muslim tidak bakal mudah mencatat "Allah ialah ...", sebab tidak terdapat satu urusan pun yang bisa disetarakan dengan Allah, akan namun harus dapat memahami dengan hati dan penjelasan Al-Qur'an mengenai Allah ta'ala.

Pembahasan inilah hanyalah pendekatan yang dicocokkan dengan konsep akal anda yang paling terbatas ini. Semua kata yang ditujukan pada Allah mesti dicerna keberbedaannya dengan pemakaian wajar ucapan-ucapan itu. Allah tersebut tidak bisa dimisalkan atau diserupakan dengan segala sesuatu, laksana tercantum dalam surat Al-Ikhlas.

"Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah ialah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak terdapat seorang juga yang setara dengan Dia". (Al-Ikhlas 112:1-4)”
Para ulama menekankan bahwa Allah ialah sebuah nama untuk Dzat yang tentu ada namanya. Semua nilai kebenaran mutlak melulu ada (dan bergantung) pada-Nya. Dengan demikian, Allah Yang Memiliki Maha Tinggi.

Tapi pun Allah Yang Memiliki Maha Dekat. Allah Memiliki Maha Kuasa dan pun Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sifat-sifat Allah diterangkan dengan istilah Asmaaul Husna, yakni nama-nama, sebutan atau gelar yang baik.

Asmaul Husna dengan kata lain nama-nama Allah yang indah, baik, agung dan mulia cocok dengan sifat-sifat Nya. dalam artian perkata "Asma" berarti nama dan "husna" berarti yang baik atau yang indah, jadi asma'ul husna ialah nama nama kepunyaan Allah yang baik dan indah

asmaul Husna merujuk untuk nama-nama, sebutan, gelar, sekaligus sifat-sifat Allah SWT yang estetis dan baik. Istilah Asmaul Husna juga diajukan oleh Allah SWT dalam Surat Thaha: 8 yang artinya:

"Dialah Allah, tidak terdapat Tuhan (yang berhak disembah) tetapi Dia. Dia memiliki asmaa'ul husna (nama-nama yang baik)" (Q.S. Thaha:8).

Allah SWT pun berfirman dalam Surat Al-Baqara:31 dan Al-Ar'raaf:130, sebagai berikut:

"Milik Allahlah nama-nama yang indah, dan mohonlah kepada-Nya dengan menyinggung nama-nama tersebut" (Al-A'raaf:180)

"Dia sudah mengajari Adam semua nama" (Q.S Al-Baqarah:31)

Nama Allah yang mulia dan agung itu merupakan kehormatan dan dominasi Allah, sebagai pencipta serta pemelihara alam semesta beserta segala isinya ini. Untuk seorang muslim salah satu teknik mengenal Allah ialah dengan mempelajari sifat-sifat Allah serta mengenal 99 asma Allah (99 nama Allah).

Sejarah Diturunkan Ayat mengenai Asmaul Husna
Di dalam buku asbabunnuzul dijelaskan bahwa pada sebuah hari Rasulullah mengerjakan shalat di Mekah dan berdoa dengan kata-kata: "Ya Rahman, Ya Rahim". lantas Doa tersebut tersiar oleh beberapa kaum musyrikin.

saat tersebut kamu musyrikin berkata, "Perhatikan orang yang murtad dari agamanya! dia tidak mengizinkan kita menyeru dua Tuhan, dan ia sendiri menyeru dua Tuhan".

Dari adanya perkataan tersebut, turunlah Surat Al-Isra:110:

 قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja anda seru, Dia memiliki al asmaaul husna dan janganlah anda mengeraskan suaramu dalam shalat mu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah salah satu kedua itu".(Q.S. Al-Isra:110)

Berdasarkan Surat Al-Isra:110, kaum musyrikin mengira bahwa Rasulullah, menyinggung nama Allah dan Ar-Rahman sebab sepengetahuan mereka di wilayah Yamamah terdapat orang yang memiliki nama Rahman. Dengan turunnya Q.S. al-Isra ayat 110, urusan itu mematahkan sangkaan mereka (kaum musyrikin). lantas Pada ayat lain, Allah SWT berfirman:

 وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Hanya kepunyaan Allah Asmaul Husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyinggung Asmaul Husna tersebut dan tinggalkanlah orang-orang yang membias dari kebenaran dalam nama-nama Nya. Nanti mereka bakal mendapat balasan terhadap apa yang sudah mereka kerjakan". (Q.S. Al-A’raf:180).

Ayat diatas mengajarkan untuk kita supaya menyebut nama Allah SWT dengan nama kebesaranNya, yaitu dengan asmaul husna.

99 Nama Allah(Asmaul Husna)


  1. Ar-Rahmaan: ( الرحمن ) Maha Pengasih.
  2. Ar-Rahim: ( الرحيم ) Maha Penyayang.
  3.  Al-Malik: ( الملك ) Maha Merajai/ Menguasai /Pemerintah.
  4.  Al-Quddus: ( القدوس ) Maha Suci.
  5.  As-Salaam: ( السلام ) Maha Penyelamat.
  6.  Al-Mu’min: ( المؤمن ) Maha Pengaman / Pemelihara keamanan.
  7. Al-Muhaimin: ( المحيمن ) Maha Pelindung/Penjaga / Maha Pengawal serta Pengawas.
  8. Al-’Aziiz: ( العزيز ) Maha Mulia / Maha Berkuasa.
  9. Al-Jabbaar: ( الجبار ) Maha Perkasa / Maha Kuat / Yang Menundukkan Segalanya.
  10.  Al-Mutakabbir: ( المتكبر ) Maha Megah / Maha Pelengkap Kebesaran.
  11. Al-Khaaliq: ( الخالق ) Maha Pencipta.
  12. Al-Baari’: ( البارئ ) Maha Pembuat / Maha Perancang / Maha Menjadikan.
  13.  Al-Mushawwir: ( المصور ) Maha Pembentuk / Maha Menjadikan Rupa Bentuk.
  14. Al-Ghaffaar: ( الغفار ) Maha Pengampun.
  15. Al-Qahhaar: ( القهار ) Maha Pemaksa.
  16. Al-Wahhaab: ( الوهاب ) Maha Pemberi / Maha Menganugerah.
  17. Ar-Razzaaq: ( الرزاق ) Maha Pengrezeki / Maha Pemberi Rezeki.
  18. Al-Fattaah: ( الفتاح ) Maha Membukakan / Maha Pembuka .
  19. Al-’Aliim: ( العليم ) Maha Mengetahui.
  20. Al-Qaabidh: ( القابض ) Maha Pencabut / Maha Penyempit Hidup / Maha Pengekang.
  21. Al-Baasith: ( الباسط ) Maha Meluaskan / Maha Pelapang Hidup / Maha Melimpah Nikmat.
  22. AI-Khaafidh: ( الخافض ) Maha Menjatuhkan / Maha Menghinakan / Maha Perendah / Pengurang.
  23. Ar-Raafi’: ( الرافع ) Maha Mengangkat / Maha Peninggi.
  24. Al-Mu’iz: ( المعز ) Maha Menghormati / Memuliakan / Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan.
  25. Al-Muzil: ( المذل ) Maha Menghina / Pemberi kehinaan.
  26. As-Samii’: ( السميع ) Maha Mendengar.
  27. Al-Bashiir: ( البصير ) Maha Melihat.
  28. Al-Hakam: ( الحكم ) Maha Menghukum / Maha Mengadili.
  29. Al-’Adl: ( العدل ) Maha Adil. Serta paling sempurna dalam keadilanNya itu.
  30. Al-Lathiif: ( اللطيف ) Maha Menghalusi / Maha Teliti / Maha Lembut serta Halus.
  31. Al-Khabiir: ( الخبير ) Maha Waspada/  Maha Mengetahui.
  32. Al-Haliim: ( الحليم ) Maha Penyabar / Maha Penyantun / Maha Penghamba.
  33. Al-’Adzhiim: ( العظيم ) Maha Agung.
  34. Al-Ghafuur: ( الغفور ) Maha Pengampun.
  35. Asy-Syakuur: ( الشكور ) Maha Pembalas / Maha Bersyukur.
  36. Al-’Aliy: ( العلي ) Maha Tinggi Martabat-Nya / Maha Tinggi serta Mulia.
  37. Al-Kabiir: ( الكبير ) Maha Besar,.
  38. Al-Hafidz: ( الحفيظ ) Maha Pemelihara Maha Pelindung / Maha Memelihara.
  39. Al-Muqiit: ( المقيت ) Maha Pemberi kecukupan/ Maha Pemberi Keperluan , baik yang berupa makanan tubuh ataupun makanan rohani.
  40. Al-Hasiib: ( الحسيب ) Maha Penjamin / Maha Mencukupi / Maha Penghitung.
  41. Al-Jaliil: ( الجليل ) Maha Luhur.
  42. Al-Kariim: ( الكريم ) Maha Pemurah.
  43. Ar-Raqiib: ( الركيب ) Maha Peneliti / Maha Pengawas Maha Waspada.
  44. Al-Mujiib: ( المجيب ) Maha Mengabulkan.
  45. Al-Waasi’: ( الواسع ) Maha Luas Pemberian-Nya.
  46. Al-Hakiim: ( الحكيم ) Maha Bijaksana.
  47. Al-Waduud: ( الودود ) Maha Pencinta / Maha Menyayangi.
  48. Al-Majiid: ( المجيد ) Maha Mulia.
  49. Al-Ba’ithu: ( الباعث ) Maha Membangkitkan.
  50. Asy-Syahiid: ( الشهيد ) Maha Menyaksikan / Maha Mengetahui.
  51. Al-Haq: ( الحق ) Maha Haq / Maha Benar.
  52. Al-Wakiil: ( الوكيل ) Maha Pentadbir / Maha Berserah / Maha Memelihara penyerahan.
  53. Al-Qawiy: ( القوى ) Maha Kuat / Maha Memiliki Kekuatan.
  54. Al-Matiin: ( المتين ) Maha Teguh / Maha Kukuh atau Perkasa / Maha Sempurna Kekuatan-Nya.
  55. Al-Waliy: ( الولى ) Maha Melindungi.
  56. Al-Hamiid: ( الحميد ) Maha Terpuji.
  57. Al-Muhshii: ( المحصى ) Maha Menghitung  / Maha Penghitung.
  58. Al-Mubdi’: ( المبدئ ) Maha Memulai/Pemula / Maha Pencipta dari Asa.
  59. Al-Mu’iid: ( المعيد ) Maha Mengulangi / Maha Mengembalikan dan Memulihkan.
  60. Al-Muhyii: ( المحي ) Maha Menghidupkan.
  61. Al-Mumiit: ( المميت ) Maha Mematikan.
  62. Al-Hay: ( الحي ) Maha Hidup.
  63. Al-Qayyuum: ( القيوم ) Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya.
  64. Al-Waajid: ( الواجد ) Maha Penemu / Maha Menemukan.
  65. Al-Maajid: ( الماجد ) Maha Mulia.
  66. Al-Waahid: ( الواحد ) Maha Esa.
  67. Al-Ahad: ( الأحد ) Maha Tunggal.
  68. Ash-Shamad: ( الصمد ) Maha Diperlukan / Maha Diminta / Yang Menjadi Tumpuan.
  69. Al-Qaadir: ( القادر ) Maha Berkuasa/ Maha Kuasa / Maha Berupaya
  70. Al-Muqtadir: ( المقتدر ) Maha Menentukan.
  71. Al-Muqaddim: ( المقدم ) Maha Mendahulukan / Maha Menyegera.
  72. Al-Muakhkhir: ( المؤخر ) Maha Menangguhkan / Maha Mengakhirkan / Maha Membelakangkan / Maha Melambat-lambatkan.
  73. Al-Awwal: ( الأول ) Maha Pemulaan  / Maha Pertama.
  74. Al-Aakhir: ( الآخر ) Maha Penghabisan / Yang Akhir,.
  75. Azh-Zhaahir: ( الظاهر ) Maha Zahir / Maha Nyata / Maha Menyatakan
  76. Al-Baathin: ( الباطن ) Maha Tersembunyi.
  77. Al-Waalii: ( الوالى ) Maha Menguasai / Maha Menguasai Urusan / Yang Maha Memerintah.
  78. Al-Muta’aalii: ( المتعال ) Maha Suci/Tinggi.
  79. Al-Bar: ( البار ) Maha Dermawan / Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan) / Yang tidak sedikit membuat kebajikan.
  80. At-Tawwaab: ( التواب ) Maha Penerima Taubat.
  81. Al-Muntaqim: ( المنتقم ) Maha Penyiksa / Yang Maha Menghukum.
  82. Al-’Afuw: ( العفو ) Maha Pemaaf / Yang Maha Pengampun.
  83. Ar-Rauuf: ( الرؤف ) Maha Pengasih / Maha Mengasih.
  84. Maalikul Mulk: ( المالك الملك ) Maha Pemilik Kekuasaan  / Maha Menguasai kerajaan / Pemilik Kedaulatan Yang Kekal.
  85. Zul-Jalaali Wal Ikraam: ( ذوالجلال والإكرام ) Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan  / Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
  86. Al-Muqsith: ( المقسط ) Maha Mengadili / Maha Saksama.
  87. Al-Jaami’: ( الجامع ) Maha Mengumpulkan / Maha Pengumpul.
  88. Al-Ghaniy: ( الغنى ) Maha Kaya Raya / Maha Kaya serta Serba Lengkap.
  89. Al-Mughnii: ( المغنى ) Maha Pemberi kekayaan / Maha Mengkayakan dan Memakmurkan.
  90. Al-Maani’: ( المانع ) Maha Membela atau Maha Menolak / Maha Pencegah.
  91. Adh-Dhaar: ( الضار ) Maha Mendatangkan Mudharat / Maha Pembuat Bahaya  / Maha Pemberi bahaya
  92. An-Naafi’: ( النافع ) Maha Pemberi Manfaat.
  93. An-Nuur: ( النور ) Maha Pemberi Cahaya  / Maha Bercahaya.
  94. Al-Haadi: ( الهادى ) Maha Pemberi Petunjuk / Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk.
  95. Al-Badii’: ( البديع ) Maha Indah / Tiada Bandingan  / Maha Pencipta yang baru.
  96. Al-Baaqi: ( الباقع ) Maha Kekal
  97. Al-Waarits: ( الوارث ) Maha Membahagi / Maha Mewarisi  / Maha Pewaris.
  98. Ar-Rasyiid: ( الرشيد ) Maha Cendekiawan / Maha Pandai / Bijaksana / Maha Memimpin
  99. Ash-Shabuur: ( الصبور ) Maha Penyabar.
Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna, Dan Bisa Dibuat Sebagai Bahan Makalah Atau Laporan..Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close