Jumat, Oktober 27, 2017

Al-Quran ialah kitab suci untuk umat islam. Selain buku suci, al-Quran pun adalahsumber hukum utama dalam doktrin agama islam. Al–Qur'an berisi mengenai wahyu-wahyu allah swt yang diturunkan peda Nabi Muhammad saw lewat perantaraan malaikat jibril.

Al-Qur'an memiliki status yang paling tinggi untuk penganut agama islam, sampai-sampai umat islam akan paling marah bilamana ada orang atau pihak yang mengupayakan melecehkan Al-Qur'an. Lalu, bagaimana definisi al-Qur'an tersebut sendiri…?

Disini, bakal saya kupas pengertian al-Qur'an menurut keterangan dari bahasa dan sitilah. Dengan adanya kedua definisi tersebut (bahasa dan istilah) diinginkan memberikan informasi yang baik bagi kamu sebagai pembaca.

Secara bahasa (etimologi), al-Qur'an berasal dari bahasa arab yakni qur’an, dimana kata “qur’an” sendiri adalahakar kata dari قرأ – يقرأ – قرآنا . Kata قرآنا secara bahasa berarti bacaan sebab seluruh isi dalam al-Qur'an ialah ayat-ayat firman allah dalam format bacaan yang berbahasa arab.

Sedangkan definisi al-Quran menurut keterangan dari istilah (terminologi) merupakan firman Allah yang berbentuk mukjizat, diturunkan untuk nabi terakhir, melewati malaikat jibril yang tertulis di dalam mushahif, yang diriwayatkan untuk kita dengan mutawatir, adalahibadah bila membacanya, dibuka dengan surat Al-Fatihah dan diselesaikan dengan surat an-Naas.

Baca Juga : Pengertiah Akhlak Menurut Para Ahli Lengkap

Definisi atau definisi al-Quran menurut keterangan dari bahasa dan istilah di atas adalahkata sepakat antara ulama dan para berpengalaman ushul. Al-Qur'an diturunkan oleh Allah swt sebagai tata aturan untuk kehidupan seluruh umat manusia, tuntunan yang benar untuk seluruh makhluk, tanda bukti atas kebenaran Rasulullah Muhammad SAW, alasan yang qot’ie atas kenabian dan risalahnya.

Pengertian Al-Qur'an

Dan sebagai hujjah yang tetap tegak sampai hari kemudian. Sebenarnya definisi al-Qur'an tersebut sendiri paling luas, ia tidak melulu terpaku pada satu pengertian, masih tidak sedikit pengertian lain mengenai al-Quran menurut keterangan dari para ahli, tetapi yang sangat mendekati dan cocok dengan semua ahli ialah pengertian laksana yang sudah dilafalkan tadi.

Pengertian Alquran Menurut Berbagai Sumber :
1. Pengertian Al Qur'an secara etimologi (bahasa)
Ditinjau dari bahasa, Al Qur'an berasal dari bahasa arab, yaitu format jamak dari kata benda (masdar) dari kata kerja qara'a - yaqra'u - qur'anan yang berarti bacaan atau sesuatu yang dibaca berulang-ulang. Konsep pemakaian kata itu dapat dijumpai pada di antara surah al Qur'an yakni pada surat al Qiyamah ayat 17 - 18.

2. Pengertian Al Qur'an secara terminologi (istilah islam)
Secara istilah, al Qur'an ditafsirkan sebagai kalm Allah swt, yang diturunkan untuk Nabi Muhammad saw sebagai mukjizat, dikatakan dengan jalan mutawatir dari Allah swt sendiri dengan perantara malaikat jibril dan mambaca al Qur'an dinilai ibadah untuk Allah swt.

Al Qur'an ialah murni wahyu dari Allah swt, bukan dari hawa nafsu ucapan Nabi Muhammad saw. Al Qur'an memuat aturan-aturan kehidupan insan di dunia. Al Qur'an adalahpetunjuk untuk orang-orang yang beriman dan bertaqwa.

Di dalam al Qur'an ada rahmat yang besar dan pelajaran untuk orang-orang yang beriman. Al Qur'an adalahpetunjuk yang bisa mengeluarkan insan dari kegelapan mengarah ke jalan yang terang.

3. Pengertian Al Qur'an menurut keterangan dari Para Ahli
Berikut ini definisi al Qur'an menurut keterangan dari beberapa berpengalaman :

Pengertian Al Qur'an menurut Muhammad Ali ash-Shabuni
Al Qur'an ialah Firman Allah swt yang tiada tandingannya, diturunkan untuk Nabi Muhammad saw penutup semua nabi dan rasul dengan perantaraan malaikat Jibril as, ditulis pada mushaf-mushaf kemudian dikatakan kepada anda secara mutawatir, menyimak dan mempelajari al Qur'an ialah ibadah, dan al Qur'an dibuka dengan surat al Fatihah serta diblokir dengan surat an Nas.

Pengertian Al Qur'an menurut Dr. Subhi as-Salih
Al Qur'an ialah kalam Allah swt adalahmukjizat yang diturunkan untuk Nabi Muhammad saw ditulis dalam mushaf dan diriwayatkan dengan mutawatir serta membacanya ialah ibadah.

Pengertian Al Qur'an menurut Syekh Muhammad Khudari Beik
Al Qur'an ialah firman Allah yang berbahasa arab diturunkan untuk Nabi Muhammad saw untuk dicerna isinya, dikatakan kepada anda secara mutawatir ditulis dalam mushaf dibuka surat al Fatihah dan diselesaikan dengan surat an Nas.

Dari sejumlah pengertian tersebut, dapat anda simpulkan bahawa al Qur'an ialah wahyu Allah swt. yang diturunkan untuk nabi Muhammad saw dengan perantara malaikat jibril, dikatakan dengan jalan mutawatir untuk kita, ditulis dalam mushaf dan membacanya tergolong ibadah. Al Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur untuk Nabi Muhammad saw selama tidak cukup lebih 22 tahun.

Al-Qur’an ialah kitab suci untuk umat islam, selain tersebut Al-Qur’an juga ialah sumber hukum utama dalam doktrin agama Islam. Berdasarkan keterangan dari bahasa Al-Qur’an berasal dari bahasa arab, yaitu format jamak dari kata benda (masdar) dari kata kerja qar’a - yaqra’u – qur’anan yang berarti bacaan atau sesuatu yang bisa dibaca berulang-ulang.

Jadi dapat dibilang Al-Qur’an ialah bacaan suci (membacanya bernilai ibadah dan menemukan pahala), tentunya cocok dengan tata aturan yang berlaku baik dalam pengucapan huruf perhuruf (mahroj) ataupun tajwidnya.

Dan secara istilah Al-Qur’an berarti bacaan mulia yang adalahwahyu yang diturunkan oleh Allah guna Nabi Mauhammad SAW melalu Malaikat Jibril AS dan adalahpenutup buku suci dari agama samawi (yang diturunkan dari langit).

Al-Qur’an ialah murni dari Allah SWT, bukan dari hawa nafsu ucapan Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an memuat aturan-aturan kehidupan insan di dunia, sampai-sampai Al-Qur’an menjadi petunjuk untuk orang-orang yang beriman dan bertaqwa.

Didalam Al-Qur’an ada rahmat yang besar dan pelajaran untuk orang-orang yang beriman. Al-Qur’an pun memiliki status yang paling tinggi untuk penganut agama Islam, sampai-sampai umat Islam akan paling marah bilamana ada orang atau pihak yang mengupayakan melecehkan Al-Qur’an.

Al-Qur’an ialah firman Allah yang berbahasa arab diturunkan untuk Nabi Muhammad SAW untuk dicerna isinya, dikatakan kepada anda secara mutawatir ditulis dalam mushaf dibuka dengan surat Al Fatihah dan diselesaikan dengan surat An Nas.

Jadi dapat disimpulkan dari sejumlah pengertian tersebut, bahwa Al-Qur’an ialah wahyu Allah SWT yang diturunkan untuk Nabi Muhammad SAW dengan perantara Malaikat Jibril AS, dikatakan dengan jalan mutawatir untuk kita, ditulis dalam mushaf dan membacanya tergolong ibadah.

Al-Qur’an pun diturunkan secara berangsur-angsur untuk Nabi Muhammad SAW selama tidak cukup lebih 22 tahun.

Otentisitas Al-Qur'an
Al-Qur’an memiliki sekian banyak  ciri dan sifat. Salah satunya ialah ia merupakan buku yang keotentikannya dipastikan oleh Allah SWT. Dan ia ialah kitab yang tidak jarang kali dipelihara. “Inna nahnu nazzalna al-dzikra wa inna lahu lahafizhun” (sesungguhnya kami yang menurunkan Al-Quran dan kamilah pemelihara-pemelihara-Nya).

Demikianlah Allah memastikan keotentikan Al-Qur’an. Jaminan yang diserahkan atas dasar Maha Kuasa dan Maha Tahu-Nya, serta berkat upaya-upaya yang dilaksanakan oleh makhluk-makhluk-Nya, khususnya oleh manusia.

Dengan garansi ayat diatas, masing-masing muslim percaya bahwa apa yang dibaca dan didengarnya sebagai Al-Qur’an tidak bertolak belakang sedikit juga dengan yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW dan yang didengar serta dibaca oleh semua sahabat.

Tetapi dapatkah kepercayaan tersebut didukung oleh bukti-bukti beda dan dapatkah bukti-bukti tersebut meyakinkan manusia. Termasuk mereka yang tidak percaya akan garansi Allah diatas. Dan tanpa ragu anda mengiyakan pertanyaan diatas.

Segi isi atau kandungan al-Qur’an.
1. Al-Qur’an mengungkap sekian tidak sedikit ragam urusan gaib laksana halnya mengungkap kejadian masa lampau yang tidak diketahui lagi oleh manusia, sebab masanya yang sudah demikian lama, laksana peristiwa tenggelamnya fir’aun dan diselamatkannya badannya.

2. Dalam al-Qur’an tidak sedikit ada ramalan-ramalan mengenai peristiwa-peristiwa yang belum terjadi namun kemudian sungguh-sungguh terjadi dalam sejarah sebagaimana diramalkan, misalnya, ramalan al-Qur’an mengenai kemenangan akhir kerajaan Romawi dalam pertempuran melawan kerajaan Persi, dan menjadi fakta sejarah pada tahun 624 M, yakni 7 tahun setelah ramalan al-Qur’an.

3. Al-Qur’an sebagai buku suci Allah yang terakhir merupakan buku suci yang menyeluruh dan sempurna, dimana pokok-pokok atau prinsip-prinsip doktrin yang dahulu yakni Taurat, Zabur, dan Injil sudah dibawa pun oleh al-Qur’an, bahkan dalam bentuknya yang sempurna. Hal ini cocok dengan fakta bahwa agama Islam yang diangkut Nabi terakhir, yakni Nabi Muhammad Saw.

KItab Suci adalah puncak kesempurnaan dari agama Allah yang diwahyukan untuk para Nabi-nya semenjak Nabi yang kesatu.

Benar kiranya andai Al Qur’an dinamakan sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat tersebut orang mengira bumi tersebut rata dan matahari mengelilingi bumi), cocok dengan ilmu pengetahuan canggih yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak memahami bahwasanya langit dan bumi tersebut keduanya dahulu ialah suatu yang padu, lantas Kami sisihkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada pun beriman?” [Al Anbiyaa:30]

Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, tergolong tumbuhan bersel satu tentu berisi air dan pun membutuhkan air. Keberadaan air ialah satu indikasi adanya kehidupan di sebuah planet. Tanpa air, tak dapat ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.

Tatkala merujuk untuk matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa setiap bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu. Disebutkan pula dalam ayat yang beda bahwa matahari tidaklah diam, namun bergerak dalam garis edar tertentu;

Bukti Bahwa Isi Alquran Itu Wajib Kita Percayai :
1. Langit yang mengembang (Expanding Universe)
“Dan langit tersebut Kami bangun dengan dominasi (Kami) dan bahwasannya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

2. Gunung yang Bergerak
“Dan anda lihat gunung-gunung itu, anda sangka dia tetap di tempatnya, sebenarnya ia berlangsung sebagai jalannya awan.” [QS 27:88].

3.  Angin yang Mengawinkan Tumbuhan
“Dan Kami sudah meniupkan angin guna mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit kemudian Kami beri minum anda dengan air tersebut dan sekali kali bukanlah anda yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22).

4. Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia
“Alif, Lam, Mim. Telah diungguli bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah diungguli itu bakal menang, dalam sejumlah tahun (lagi). Untuk Allah-lah hal sebelum dan setelah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4).

5. Diselamatkannya Jasad Fir’aun
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya anda dapat menjadi pelajaran untuk orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]

6. Segala Sesuatu dibuat Berpasang-pasangan
Al Qur’an yang berulang-ulang menyinggung adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, pun menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.

“Maha Suci Tuhan yang telah membuat pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36].

Meskipun usulan tentang “pasangan” lazimnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki jangkauan yang lebih luas. Kini, jangkauan makna beda dari ayat tersebut sudah terungkap.

Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang mengaku bahwa materi dibuat secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang dinamakan “parité”, mengaku bahwa pelajaran berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi.

Anti-materi mempunyai sifat-sifat yang bertentangan dengan materi. Misalnya, bertolak belakang dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif.

Fakta ini ditetapkan dalam suatu sumber ilmiah sebagaimana berikut: “…setiap partikel mempunyai anti-partikel dengan muatan yang bertentangan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan untuk kita bahwa pembuatan berpasangan dan pembinasaan berpasangan terjadi di dalam vakum di masing-masing saat, di masing-masing tempat.”.

Semua ini mengindikasikan bahwa bagian besi tidak terbentuk di Bumi, tetapi dibawa oleh meteor-meteor melewati letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan lantas “dikirim ke bumi”, serupa sebagaimana ditetapkan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa kenyataan ini tak barangkali diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di ketika Al Qur’an diturunkan.

Jelas Al Qur’an tersebut benar dan tak terdapat keraguan di dalamnya.
”Kitab Al Quran ini tidak terdapat keraguan padanya; petunjuk untuk mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2] Jika agama lain dapat punya lebih dari 4 versi buku suci yang bertolak belakang satu dengan lainnya, maka Al Qur’an melulu ada satu dan tak terdapat pertentangan di dalamnya: ”Maka apakah mereka tidak menyimak Al Quran? Kalau kiranya Al Quran tersebut bukan dari segi Allah, pastilah mereka mendapat pertentangan yang tidak sedikit di dalamnya.” [An Nisaa’:82].

Al-Qur’an ialah satu-satunya buku suci yang dapat dihafal jutaan insan (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sampai-sampai keaslian/kesuciannya tidak jarang kali terjaga. (media-islam). “Para orientalis yang dari ketika ke saat berjuang menunjukkan kekurangan Al-Quran, tidak menemukan celah guna meragukan keotentikannya.”

Huruf-huruf hija’iyah yang ada pada mula beberapa surah dalam Al-Quran ialah jaminan keutuhan Al-Quran sebagaimana diterima oleh Rasulullah saw. Tidak berlebih dan atau berkurang satu huruf juga dari ucapan-ucapan yang dipakai oleh Al-Quran. Kesemuanya berakhir terbagi 19, cocok dengan jumlah huruf-huruf B(i)sm Ali(a)h Al-R(a)hm(a)n Al-R(a)him. (Huruf a dan i dalam kurung tidak tertulis dalam aksara bahasa Arab).

Bilangan-bilangan ini, yang bisa ditemukan langsung dari celah ayat Al-Quran, oleh Rasyad Khalifah, dijadikan sebagai bukti keotentikan Al-Quran. Karena, sekiranya ada ayat yang berkurang atau berlebih atau ditukar kata dan kalimatnya dengan kata atau kalimat yang lain, maka pasti perkalian-perkalian itu akan menjadi kacau.

Segi bahasa al-Qur’an
Dari segi bahasa, al-Qur’an adalahbahasa bangsa Arab Quraisy yang berisi sastra Arab yang paling tinggi mutunya. Ketinggian bobot sastra al-Qur’an ini mencakup segala segi. Kaya bakal perbendaharaan kata-kata, padat akan arti yang terkandung, sangat estetis dan sangat budiman dalam menyuguhkan isinya.

Dalam gaya bahasanya yang menakjubkan alQur’an mempunyai sejumlah keistimewaan, diantaranya:

  • Kelembutan Al-Qur’an secara lafzhiah yang ada pada rangkaian suara dan keindahan bahasanya.
  • Keserasian Al-Qur’an baik guna awam maupun kaum cendekiawan, dalam makna bahwa seluruh orang bisa merasakan kemuliaan dan keindahan Al-Qur’an.
  • Sesuai dengan akal dan perasaan, dimana al-Qur’an memberikan ajaran pada akal dan hati, serta mencakup kebenaran dan keindahan sekaligus.

Kandungan, Peran, Fungsi Al-Qur'an
Pokok doktrin dalam isi kandungan Al-Qur’an
1. Akidah
Akidah ialah keyakinan atau kepercayaan. Akidah islam ialah keyakinan atau keyakinan yang dipercayai kebenarannya dengan sepenuh hati oleh masing-masing muslim. Dalam islam,akidah tidak saja sebagai konsep dasar yang ideal untuk dipercayai dalam hati seorang muslim.

Akan tetapi,akidah tau keyakinan yang dipercayai dalam hati seorang muslim tersebut harus mewujudkan dalam amal tindakan dan tingkah laku sebagai seorang yang beriman.

2. Ibadah dan Muamalah
Kandungan urgen dalam Al-Qur’an ialah ibadah dean muamallah. Berdasarkan keterangan dari Al-Qur’an destinasi diciptakannya jin dan manusia ialah agar mereka beribadah untuk Allah. Seperti yang diterangkan dalam (Q.S Az,zariyat 51:56).

Manusia di samping sebagai makhluk pribadi pun sebagai makhluk sosial. Manusia memerlukan sekian banyak  kegiatan dan hubungan perangkat komunikasi. Komunikasi dengan Allah atau hablum minallah, laksana shalat, menunaikan zakat dan lainnya.

Baca Juga : Pengertian Agama Menurut Para Ahli Lengkap

Hubungan insan dengan insan atau hablum minanas, laksana silahturahmi, jual beli, transaksi dagang, dan pekerjaan kemasyarakatan. Kegiatan seperti tersebut disebut pekerjaan Muamallah, tata teknik bermuamallah di sampaikan dalam surat Al-Baqarah ayat 82.

3. Hukum
Secara garis besar Al-Qur’an mengatur sejumlah ketentuan mengenai hukum laksana hukum perkawinan, hukum waris, hukum perjanjian, hukum pidana, hukum musyawarah, hukum perang, hukum antar bangsa.

4. Akhlak
Akhlak, di samping memiliki status penting untuk kehidupan manusia, pun menjadi barometer kesuksesan seseorang dalam mengemban tugasnya. Nabi Muhammad saw sukses menjalankan tugasnya mengucapkan risalah islamiyah, antara beda di sebabkan mempunyai komitmen yang tinggi terhadap ahlak. Ketinggian akhlak Beliau itu ditetapkan Allah dalam Al-Qur’an surat al-Qalam ayat 4.

5. Kisah-kisah umat terdahulu
Kisah adalahkandungan beda dalam Al-Qur’an. Al-Qur’an membubuhkan perhatian urgen terhadap eksistensi kisah di dalamnya. Bahkan, di dalamnya ada satu surat yang di namakan Al-Qasas. Bukti lain ialah hampir seluruh surat dalam Al-Qur’an memuat mengenai kisah.

Kisah semua nabi dan umat mula-mula yang dijelaskan dalam Al-Qur’an antara beda di sampaikan dalam surat Al-Furqan ayat 37-39.

6. Isyarat developer ilmu pengetahuan dan teknologi
Al-Qur’an tidak sedikit mengimbau insan untuk mengali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seperti dalam surat ar-rad ayat 19 dan al zumar ayat 9. Di samping kedua surat itu masih tidak sedikit lagi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi laksana dalam kedokteran, farmasi, pertanian dan astronomi yang bermanfaat untuk kemjuan dan kesejahteraan umat manusia.

Fungsi & Peran Al-Qur’an

  1. Sebagai tuntunan atau pedoman untuk umat insan dalam menjangkau kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
  2. Sebagai rahmat atau format kasih sayang dari Allah untuk umat manusia.
  3. Sebagai sumber pokok doktrin Islam.
  4. Sebagai sumber doktrin islam sudah dipercayai dan dinyatakan kebenarannya oleh segenap hukum islam. 

Adapun isi/kandungan Al-Qur'an sebagai sumber pokok doktrin islam dapat dipecah menjadi 3 ulasan yaitu:

  1. Akidah (keimanan).
  2. Ibadah.
  3. Prinsip-prinsip syariat yang mencakup pembahasan mengenai manusia, sosial, ekonomi,musyawarah, hukum perkawinan, hukum waris, hukum perdana, dan hukum antar bangsa.

Sebagai mukzijat Nabi Muhammad SAW. Turunnya Al-Qur'an adalah mukzijat terbesar yang Allah karuniakan untuk Nabi Muhammad SAW).

Mengambil hikmah dan latihan dari kisah-kisah umat terdahulu. Di dalam Al-Quran telah diterangkan mengenai kisah-kisah umat terdahulu. baik umat yang taat mengemban perintah Allah maupun mereka yang membangkang ajarannya.

Sebagai penyembuh penyakit hati. Penyakit hati laksana takabur, serakah, dzolim, dan dengki bisa merusak keimanan seseorang dan bilamana seseorang telah bobrok atau hingga hilang keimanannya, maka manusia tersebut jahatnya bisa melebihi binatang. Akan namun di dalam Al-Qur'an telah diterangkan petunjuk-petunjuk yang dapat menyembuhkan penyakit hati tersebut.

Sebagai pembenar kitab-kitab suci sebelumnya yaitu Taurat, Zabur, dan Injil.

Kesimpulan
Disini Al-Qur’an mesti tidak melulu dibaca saja namun harus diamalkan. Dan kita pun harus tahu mengenai sejarah turunnya Al-Qur’an dan segala macam mengenai Al-Qur’an.

Al-Qur’an dapat menyusun peradaban manusia andai manusia itu mau menyimak dan mengamalkannya secara benar dan tidak menyalah pakai ayat-ayat Al-Qur’an ke urusan yang aneh-aneh seperti menciptakan jimat dari ayat-ayat Al-Qur’an. Jelas tersebut sebuah pemikiran yang salah.

Kejayaan Islam yang bersumber dari Al-Quran yang lantas melahirkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dan selanjutnya menyusun sebuah peradaban canggih yang religius bisa diraih pulang sebagaimana sudah diraih oleh semua pendahulu kita cocok dengan daftar sejarah yang tidak bisa dipungkiri oleh siapapun juga.

Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna.Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close