Jumat, Oktober 27, 2017

Pengertian Akuntansi Secara Umum Dan Menurut Para Ahli

Akuntansi ialah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian tentang informasi yang akan menolong manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan beda untuk menciptakan alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

Akuntansi ialah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan kegiatan keuangan. Secara luas, akuntansi pun dikenal sebagai "bahasa bisnis" Akuntansi bertujuan guna menyiapkan sebuah laporan finansial yang akurat supaya dapat dimanfaatkan oleh semua manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, laksana pemegang saham, kreditur, atau pemilik.

Akuntansi

Pencatatan harian yang tercebur dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan ialah suatu cabang dari akuntansi di mana informasi finansial pada sebuah bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan.

Auditing, satu disiplin ilmu yang berhubungan tetapi tetap terpisah dari akuntansi, ialah suatu proses di mana pemeriksa independen mengecek laporan finansial suatu organisasi untuk menyerahkan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal namun tak dipastikan sepenuhnya - tentang kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Pengertian Akuntansi merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari mengenai seni dan kiat untuk mengukur, mengulas serta menyerahkan sebuah kepastian dari sejumlah informasi yang bermanfaat untuk menjadi landasan utama untuk para pemakai akuntansi laksana manajer, akuntan, auditor guna menghasilkan suatu kepastian.

Dari pengertian diatas telah terlihat bukan? Bahwa akuntansi tersebut sama laksana manajemen  yakni ada kata “seni” disana. Mengapa saya sebut tersebut sebuah seni? Karena menurut keterangan dari saya pribadi, dalam manajemen dan akuntansi tersebut kita mesti membereskan informasi-informasi yang berceceran sampai-sampai menjadi lebih teratur.

Baca Juga : Pengertian 3R : Contoh Kegiatan Dan Penerapan 3R

Nah menciptakan yang tidak tertata menjadi tertata itulah yang saya sebut seni. Mengapa urusan ini menjadi paling penting? Karena, tanpa adanya suatu data dan informasi yang rapih dan tertata maka pihak-pihak yang berkepentingan akan paling sulit menciptakan sebuah keputusan.

Misalkan laksana ini, seorang manajer finansial tentu tidak akan dapat membuat sebuah kepandaian ataupun keputusan yang tepat mengenai arah finansial perusahaan bilamana dia tidak mempunyai data yang jelas mengenai kesehatan finansial perusahaan. Nah, disinilah pentingnya akuntansi.

Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat sah mempunyai gelar tertentu yang bertolak belakang di tiap negara. Contohnya ialah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA).

Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat dinamakan CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).

Definisi Akuntansi Berdasarkan keterangan dari asal kata akuntansi yakni berasal dari Accountancy / Accounting / Constituency yang diserap ke dalam bahasa Indonesia Akuntansi yang berarti sebuah kegiatan atau proses dalam mengidentifikasi, mencatat, mengklasifikasi, mengubah dan menyajikan data yang bersangkutan dengan finansial atau transaksi supaya mudah dimengerti dalam memungut keputusan yang tepat.

Pengertian Akuntansi, Akuntansi ialah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan mengadukan informasi ekonomi, guna memungkinkan adanya evaluasi dan keputusan yang jelas dan tegas untuk mereka yang memakai informasi tersebut.

Akuntansi sebagai seni :
Akuntansi ialah seni mencatat, menggolongkan dan meringkas transaksi dan kejadian yang mempunyai sifat keuangan dengan teknik tertentu dan dalam format satuan uang, serta mengartikan hasil-hasilnya, disebutkan sebagai seni maka yang dimaksud ialah cara menerapkannya.

Akuntansi sebagai sains :
Akuntansi sebagai bidang pengetahuan yang menjelaskan gejala akuntansi secara objektif, apa adanya, dan bebas nilai.

Akuntansi sebagai teknologi :
Penggunaan pengetahuan ilmiah dalam sebuah wilayah negara untuk meluangkan informasi finansial dalam rangka menjangkau tujuan sosial dan ekonomik. Perekayasaan pelaporan finansial dalam sebuah masyarakat (negara) dalam rangka pencapaian destinasi Negara.

Akuntansi ialah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan kegiatan keuangan. Secara luas, akuntansi pun dikenal sebagai "bahasa bisnis"
Pengertian Akuntansi Berdasarkan keterangan dari Para Ahli

Banyak pendapat yang mendefinisikan definisi akuntansi ini, baik yang menjelaskan bertolak belakang maupun tak tidak banyak yang menjelaskan nyaris sama. .Berikut ini bakal kami rangkum sejumlah penjelasan definisi akuntansi oleh para berpengalaman ekonomi akuntansi dunia dan domestik lengkap.

Pengertian Akuntansi Menurut Para Pakar Dan Para Ahli

Pengertian Akuntansi Berdasarkan keterangan dari Accounting Principle Board (APB)
Accounting Principle Board (APB) ialah badan otoritatif yang di bina American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) pada tahun 1959 dan mengeluarkan pernyataan prinsip-prinsip akuntansi hingga dengan tahun 1973, untuk lantas digantikan oleh the Financial Accounting Standards Board (FASB).

Prinsip dasar akuntansi menurut keterangan dari APB Statement No. 4 ialah 

  1. Cost Principle, 
  2. Revenue Principle,
  3. Matching Principle, 
  4. Objectivity Principles, 
  5. Consistency Principles, 
  6. Diclosure Principle, 
  7. Conservatism Principles, 
  8. Materiality Principles, dan 
  9. Uniformity dan Comparability Principles.


Berdasarkan keterangan dari APB, Akuntansi ialah kegiatan jasa yang bermanfaat menyediakan informasi kuantitatif khususnya yang mempunyai sifat keuangan yang lantas dapat dipakai untuk pemungutan keputusan ekonomi.

Definisi Akuntansi Berdasarkan keterangan dari American Accounting Association
American Accounting Association adalah organisasi nirlaba yang terkaitdengan bagaimana profesi akuntansi diajarkan.

Berdasarkan keterangan dari AAA, Accounting is the process of identifying, measuring, and communicating economic information to permit information judgment and decision by users of the information.

Pengertian Akuntansi ialah proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengadukan informasi ekonomi guna memungkinkan adanya evaluasi dan pemungutan keputusan yang jelas dan tegas untuk mereka yang memakai informasi tersebut.

Definisi Akuntansi Berdasarkan keterangan dari American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)
American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) adalahasosiasi profesional bertaraf nasional di Amerika Serikat dalam bidang akuntan publik serta aturan-aturan etika dalam profesinya. Organisasi ini melulu beranggotakan akuntan publik yang bersertifikasi resmi. Kantor AICPA sedang di Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat.

Definisi Akuntansi ialah suatu kegiatan jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif khususnya yang mempunyai sifat keuangan yang dipakai dalam pemungutan keputusan (Amin. W, 1997)

Arti Akuntansi Berdasarkan keterangan dari ABP Statement No. 4 dalam Smith Skousen (1995 : 3)
Mendefinisikan Akuntansi adalahsebuah pekerjaan jasa yang bertujuan meluangkan informasi kuantitatif/perhitungan, khususnya yang memiliki sifat dalam pemungutan keputusan hemat dalam  menyerahkan keputusan pilihan-pilihan yang logis diantara sekian banyak  tindakan alternatif.


Pengertian Akuntansi Menurut Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4)
Mereka merangkai sebuah kitab Financial Accounting Managerial yang membahas menyeluruh mengenai Akuntansi.

Pengertian Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang dapat mengukur pekerjaan bisnis, memproses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya untuk para pengambil keputusan (manager).

Pengertian akuntansi menurut Warren dkk (2005:10)
Menyatakan bahwa: “Secara umum, akuntansi bisa didefinisikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan untuk pihak-pihak yang berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan situasi perusahaan yang bermanfaat dalam pemungutan keputusan”.

Pengertian akuntansi menurut Suparwoto L (1990 : 2)
Berdasarkan keterangan dari Suparwoto, definisi akuntansi ialah suatu sistem atau keterampilan untuk mengukur dan mengelola transaksi finansial serta menyerahkan hasil pengelolaan itu dalam format informasi untuk pihak-pihak intern dan ekstern perusahaan.

Pihak ekstern ini terdiri dari investor, kreditur pemerintah, serikat buruh, lembaga perpajakan, masyarakat umum dan lain-lain.
Pengertian Akuntansi menurut keterangan dari C. West Churman

“Akuntansi adalah pengalaman tertulis yang bermanfaat untuk pemungutan keputusan dan empiris yang tersusun berharga untuk pembuatan pilihan".

Pengertian Akuntansi menurut Littleton (Muhammad, 2002:10)
Menyatakan: “Tujuan utama dari akuntansi ialah untuk mengemban perhitungan periodik antara ongkos (usaha) dan hasil (prestasi)". Definisi ini ialah inti dari teori akuntansi dan adalahukuran yang dijadikan sebagai rujukan dalam mempelajari akuntansi.

Pengertian Akuntansi menurut Littleton Arnold
Arnold mendefiniskan ilmu akuntansi di anggap sebagai sebuah sistem untuk menyerahkan informasi (terutama informasi keuangan) untuk siapa saja yang mesti menciptakan keputusan dan mengendalikan penerapan keputusan tersebut.

Pengertian Akuntansi menurut Littleton AbuBakar A, & Wibowo
Menyatakan bahwa Akuntansi adalahp rosedur mengakui, pendaftaran dan korespondensi bursa finansial dari sebuah unsur atau organisasi.

Pengertian Akuntansi menurut Littleton Rudianto
Menyatakan bahwa akuntansi adalah sistem informasi yang hasil kesudahannya berupa laporan untuk pihak-pihak yang berkepentingan (manager) mengenai kegiatan ekonomi dan situasi suatu badan usaha / perusahaan

Kita simpulkan Akuntansi ialah sebuah kegiatan atau proses dalam mengidentifikasi, mencatat, mengklasifikasi, mengubah dan menyajikan data yang bersangkutan dengan finansial atau transaksi supaya mudah dimengerti dalam memungut keputusan yang tepat.

Beberapa Istilah dalam Akuntansi :

  • Pemilik Perusahaan atau Pemegang Saham atau Investor
  • Akuntansi Manajemen 
  • Auditing/Akuntansi 
  • Sistem Akuntansi 
  • Akuntansi Biaya 
  • Akuntansi Anggaran
  • Akuntansi Perpajakan 
  • Akuntansi Pemerintahan 
  • Akuntansi Pendidikan 

TUJUAN AKUNTANSI
Setelah mendalami dari sekian banyak  pendapat para berpengalaman mengenai definisi akuntansi diatas, Akuntansi diinginkan mampu mencapai sejumlah tujuan akuntansi sebagai berikut:
Sebagai sumber acuan informasi finansial yang dapat diandalkan  kebenarannya tentang kewajiban, modal dan sumber ekonomi.

Sumber informasi terpercaya dalam urusan perubahan-perubahan dan komparasi sumber ekonomi sesudah terjadinya pekerjaan usaha dari masa-masa ke waktu.

Membantu pemakainya dalam menyimak informasi finansial yang bermanfaat untuk memperkirakan posisi perusahaan dan potensi perusahaan dalam meningkatkan sumber ekonomi baru maupun laba.
Memonitor andai terjadi evolusi pada sumber ekonomi dan kewajiban.

Menyampaikan data-data secara rinci yang nantinya akan dipakai oleh pemakai laporan finansial baik internal maupun eksternal.

FUNGSI AKUNTANSI
Fungsi utama Akuntansi laksana sudah anda pahami pada definisi akuntansi dan destinasi akuntansi diatas ialah sebagai informasi keuangan untuk lembaga ekonomi dan pemegang keputusan.

Manfaat Informasi Akuntansi
Informasi akuntansi finansial menunjukkan kondisi finansial dan hasil usaha sebuah perusahaan yg dipakai oleh semua pemakai cocok dgn kepentingan masing-masing.

Laporan keuangan ialah suatu penyajian terstruktur dari posisi finansial dan kinerja finansial suatu entitas.

Tujuan laporan finansial memberikan informasi mengenai:

  1. posisi keuangan,
  2. kinerja keuangan
  3. arus kas entitas
  4. yang bermanfaat untuk sebagian besar kalangan pemakai laporan dalam penciptaan keputusan ekonomi.

Laporan finansial menunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen atas pemakaian sumber daya yang diamanatkan kepada mereka.

Laporan finansial menyajikan informasi :

  • aset;
  • liabilitas;
  • ekuitas;
  • pendapatan dan beban tergolong keuntungan dan kerugian;
  • kontribusi dari dan penyaluran kepada empunya dalam kapasitasnya sebagai pemilik
  • arus kas 

Manfaat Laporan Keuangan
Investor. Penanam modal berisiko dan penasihat mereka berkepentingan dengan risiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka memerlukan informasi untuk menolong menilai apakah mesti membeli, menyangga atau memasarkan investasi tersebut.

Pemegang saham pun tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka guna menilai keterampilan perusahaan untuk menunaikan dividen.

Karyawan. Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi tentang stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Mereka pun tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka guna menilai keterampilan perusahaan dalam menyerahkan balas jasa, guna pensiun, dan peluang kerja.

Pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi finansial yang memungkinkan mereka untuk menyimpulkan apakah pinjaman serta bunganya dapat ditunaikan pada ketika jatuh tempo.

Pemasok dan kreditor usaha lainnya. Pemasok dan kreditor usaha lainnya tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk menyimpulkan apakah jumlah yang terhutang akan ditunaikan pada ketika jatuh tempo.

Kreditor usaha berkepentingan pada perusahaan dalam tenggang masa-masa yang lebih pendek daripada pemberi pinjaman kecuali bila sebagai pelanggan utama mereka tergantung pada kelangsungan hidup perusahaan.

Pelanggan. Para pelanggan berkepentingan dengan informasi tentang kelangsungan hidup perusahaan, terutama bila mereka tercebur dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau tergantung pada perusahaan.

Baca Juga : Pengertian Paradigma Menurut Para Ahli

Pemerintah. Pemerintah dan sekian banyak  lembaga yang sedang di bawah kekuasaannya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena tersebut berkepentingan dengan kegiatan perusahaan.

Mereka pun membutuhkan informasi guna mengatur kegiatan perusahaan, menetapkan kepandaian pajak dan sebagai dasar untuk merangkai statistik penghasilan nasional dan statistik lainnya.

Masyarakat. Perusahaan memprovokasi anggota masyarakat dalam sekian banyak  cara. Misalnya, perusahaan dapat menyerahkan kontribusi berarti pada perekonomian nasional, tergolong jumlah orang yang diperkerjakan dan perlindungan untuk penanam modal domestik.

Laporan finansial dapat menolong masyarakat dengan meluangkan informasi kecenderungan (trend) dan pertumbuhan terakhir kemakmuran perusahaan serta susunan aktivitasnya.

Bidang-Bidang Akuntansi
1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Bidang ini sehubungan dengan akuntansi  untuk sebuah unit ekonomi secara keseluruhan. Bidang ini  bersangkutan dengan pelaporan finansial untuk pihak-pihak di  luar perusahaan. Laporan yang dihasilkan mempunyai sifat serba untuk  (general purpose).

Akuntansi Keuangan ialah bidang akuntansi yang kegiatannya mencakup pencatatan kegiatan keuangan yang bertujuan guna dapat menyajikan laporan finansial yang mencakup neraca, laporan laba rugi dan laporan evolusi modal atau laporan laba ditahan sekitar jangka masa-masa tertentu.

Laporan finansial ini bisa dimanfaatkan oleh pihak- pihak yang memerlukan sebagai informasi guna pemungutan keputusan dan kepandaian yang rasional dan relevan.

2. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)
Pemeriksaan akuntansi (auditing) ialah bidang Akuntansi yang melaksanakan pekerjaan pemeriksaan terhadap hasil pendaftaran dan laporan finansial suatu badan, baik perusahaan maupun pemerintah. Bidang ini bersangkutan dengan audit secara bebas  terhadap laporan yang didapatkan oleh akuntansi keuangan.

Walaupun destinasi utama audit ialah agar informasi akuntansi  yang disajikan dapat diandalkan  namun ada tujuan lainnya  laksana ketaatan terhadap kebijakan, formalitas serta menilai  efesiensi dan efektifitas sebuah kegiatan. Konsep yang mendasari  auditing ialah objektifitas dan independensi dari pemeriksa serta kerahasiaan serta pendataan bukti-bukti yang lumayan relevan.

3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
Akuntansi Manajemen ialah bidang Akuntansi yang bertujuan menyerahkan informasi untuk manajemen dalam menjalankan usahanya. Banyak urusan yang ada dalam Akuntansi Biaya yang data-datanya dimanfaatkan oleh Akuntansi Manajemen. Jadi, meskipun kedua bidang akuntansi ini bertolak belakang tujuannya, tetapi dalam pelaksanaannya dapat dilaksanakan secara bersamaan

Beberapa manfaat akuntansi manajemen ialah mengendalikan pekerjaan perusahaan, memonitor arus kas, dan menilai pilihan dalam pemungutan keputusan. Pengendalian perusahaan melalui kegiatan yang dijalankan (activity based management) adalahtren baru dalam akuntansi manajemen.

4. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Akuntansi Biaya ialah bidang Akuntansi yang menulis dan menghitung serta menganaiisis data ongkos pada perusahaan industri dalam usaha menilai besalnya harga pokok buatan suatu barang atau produk. Untuk tersebut dengan Akuntansi Biaya akan diperoleh laporan harga untuk merangkai laporan keuangan.

Bidang ini menekankan pada penetapan dan kontrol atas biaya. Akuntansi ongkos telah menunjukkan pada penetapan ongkos menurut kegiatan (activity based costing). Fungsi utama akuntansi biaya ialah mengumpulkan dan  meneliti data tentang biaya, baik ongkos yang sudah maupun yang bakal terjadi.

5. Akuntansi Perpajakan
Perpajakan ialah bidang akuntansi yang menekankan pada masalah pajak yang mesti ditunaikan oleh perusahaan atau perseorangan untuk pemerintah. Dalam perpajakan akan dibicarakan tentang hukum-hukum dan perhitungan-perhtiungannya dalam usaha memutuskan besamya pajak tersebut.

6. Peranggaran (Budgeting)
Peranggaran ialah bidang Akuntansi yang mengerjakan kegiatannya dengan merangkai anggaran, baik penghasilan maupun ongkos atas dasar. pedoman-pedoman tertentu maupun standar dari sebuah badan. Anggaran adalahpedoman untuk perusahaan, perorangan atau pemerintah dalam melakukan pekerjaan finansialnya di masa yang bakal datang.

Bidang ini bersangkutan dengan penyusunan rencana finansial mengenai pekerjaan perusahaan guna jangka masa-masa tertentu di masa datang serta analisis dan pengawasannya. Anggaran ialah sarana untuk mengulas tujuan perusahaan. Anggaran mengandung rencana pekerjaan yang akan dilakukan serta nilai dananya di masa datang.

7. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)
Akuntansi Pemerintahan ialah bidang Akuntansi Keuangan yang diterapkan di lembaga pemerintahan. Akuntansi Pemerintahan ini bertujuan guna menyajikan laporan keuangan, pengendalian dan pengawasan finansial pemerintah/negara. Akuntansi pemerintahan diinginkan dapat menata administrasi finansial negara dengan baik’

Bidang ini mengutamakan diri dalam pendaftaran dan pelaporan transaksi-transaksi di badan pemerintahan. Akuntansi pemerintahan meluangkan laporan akuntansi mengenai aspek kepengurusan dari administrasi finansial negara.

8. Sistem Akuntansi (Accounting System) 
Sistem Akuntansi ialah bidang Akuntansi yang melaksanakan pekerjaan dengan merancang teknik melakukan pendaftaran akuntansi agar aman, efektif dan efisien, mulai dari mengorganisir dokumen, formulir-formulir dan merangkai prosedur pencatatannya.

9. Akuntansi Pendidikan
Akuntansi Pendidikan ialah bidang akuntansi berupa pelayanan edukasi akuntansi untuk masyarakat melalui sekian banyak  lembaga pendidik yang ada supaya menghasilkan semua akuntan terampil dan professional.

Profesi Akuntansi
Bidang profesi akuntan bisa digolongkan menjadi sejumlah yaitu:

  • Akuntan Publik
  • Akuntan Swasta
  • Akuntan Pemerintah
  • Akuntan Pendidik

Aktivitas atau Kegiatan Utama dalam Akuntansi
Dari keterangan diatas Akuntansi mempunyai 3 pekerjaan atau kegiatan utama, antara beda :

1. Aktivitas Identifikasi (Identification), 
kegiatan untuk mengidentifikasikan transaksi-transaksi ataupun arus finansial yang terjadi dalam perusahaan. Identifikasi ini urgen untuk dapat menghasilkan data yang komprehensif.

2. Aktivitas Pencatatan, 
sesudah transaksi-transaksi diidentifikasikan lantas transaksi-transaksi tersebut disalin dalam format laporan keuangan.

3. Aktivitas Komunikasi (Communication), 
sesudah transaksi-transaksi diidentifikasi dan disalin maka tahapan selanjutnya ialah mengkomunikasikan hasil daftar tadi untuk pihak-pihak yang memerlukan laporan informasi komunikasi, baik dari pihak internal ataupun eksternal perusahaan.

Jika Ada Yang Ingin Request Atau Ditanyakan Seputar Pengertian, Arti, Definisi, Penjelasan, Penafsiran, Pemahaman, deskripsi, Maupun Makna.Silahkan Komentar Dibawah Atau Bisa Mengirim Kami Request Lewat Contact Form.

Silahkan Berkomentar Dengan Baik, Jika Terdapat Link Aktif Otomatis Komentar Akan Kami Hapus!
EmoticonEmoticon

close